KPU Bojonegoro Cairkan Anggaran Pilkada Rp7,9 Miliar

    Bojonegoro, jurnalsumatra.com – KPU Bojonegoro, Jawa Timur, sudah mencairkan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahap I sebesar Rp7,9 miliar dari pemerintah kabupaten (pemkab) yang akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan Pilkada Bojonegoro dan Pilkada Jawa Timur.
“KPU sudah bisa mencairkan anggaran pilkada sebesar Rp7,9 miliar pada 19 Oktober lalu,” kata Ketua KPU Bojonegoro Abdim Munif di Bojonegoro, Jumat.
Sesuai alokasi, kata dia, KPU memperoleh anggaran pilkada sebesar Rp50,181 miliar yang merupakan hibah dari Pemkab Bojonegoro dan Pemprov Jawa Timur, dengan perhitungan tahun 2017 dicairkan sebesar Rp7,9 miliar, sedangkan sisanya akan dicairkan pada 2018.
“Berbagai persyaratan untuk mencairkan anggaran sudah kami penuhi termasuk rekening yang diperoleh dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro,” katanya.
Menurut dia, alokasi anggaran Rp7,9 miliar yang sudah bisa dicairkan itu akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai proses rekrutmen anggota PPK dan PPS, juga sosialisasi pilkada termasuk membuat banner, stiker, spanduk, baliho, dan pamlet.

    “Kebutuhan anggaran termasuk untuk pengadaan berbagai peralatan untuk kebutuhan kantor,” ucapnya menjelaskan.
Ia juga menyebutkan sesuai perhitungan KPU dalam pilkada ada empat pasangan dari parpol dan empat pasangan dari calon perseorangan.
“Alokasi anggaran pilkada kami perhitungkan Rp50,181 miliar dengan mengacu pasangan peserta pilkada,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan KPU sekarang ini memproses rekrutmen anggota PPK yang diikuti 684 peserta di setiap kecamatan lima personel (28 kecamatan), termasuk rekrutmen anggota PPK di setiap desa masing-masing desa tiga personel (430 desa/kelurahan).
Tes pelaksanaan ujian tertulis rekrutmen anggota PPK dengan materi perundang-undangan pemilu di kampus Universitas Bojonegoro (Unigoro).
“Pelaksanaan tes PPK hari ini di kampus Unigoro. Personel yang direkrut baik PPK maupun PPS dua kali lipatnya, sebab untuk cadangan,” katanya menegaskan.
Sesuai jadwal, lanjut dia, KPU akan melantik anggota PPK dan PPS yang lolos tes pada Nopember.”Anggota PPK dan PPS akan bekerja efektif dalam pilkada selama delapan bulan,” ucapnya.(anjas)

Leave a Reply