KPU Flores Timur Siap Ladeni Sengketa PAN-Demokrat

Kupang, jurnalsumatra.com – Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kornelis Abon mengatakan, pihaknya siap menghadapi sengketa PAN dan Demokrat dalam kasus laporan awal dana kampanye (LADK).
“Sejauh ini kami belum menerima pemberitahuan dari Bawaslu, tetapi prinsipnya adalah KPU selalu siap, karena merupakan konsekuensi dari sebuah keputusan,” kata Kornelis Abon kepada Antara, Selasa.
Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan pengaduan PAN dan Demokrat Flores Timur ke Bawaslu, karena KPU telah mengeluarkan keputusan yang menolak LADK dua partai itu.
Menurut dia, keputusan KPU untuk menolak laporan awal dana kampanye dua partai itu, sebagai bagian dari tugas penyelenggara untuk melaksanakan aturan.
Sesuai dengan peraturan KPU, penyerahan LADK dari partai politik paling lambat tanggal 23 September 2018 pukul 18.00 WITA.
Sementara dua partai ini terlambat menyerahkan LADK sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan, sehingga KPU tidak bisa menerima, katanya.

“Jadi KPU hanya melaksanakan aturan yang telah ditetapkan. Kalau ada yang tidak menerima, ada ruang untuk mengajukan sengketa,” kata Kornelis  menjelaskan.
Dia menambahkan, laporan mengenai penolakan LADK dua partai itu sudah dikirim ke KPU RI untuk diberikan sanksi tetapi sejauh ini belum ada keputusan.
“Sampai saat ini belum ada keputusan. Kami diminta KPU RI membuat berita acara (BA) mengenai penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) Parpol per waktu kedatangan hingga pukul 18.00 waktu setempat dan setelah jam 18.00 waktu setempat. Berita acara juga sudah dikirim,” kata Kornelis Abon.
Berdasarkan ketentuan Pasal 67 ayat 1 PKPU Nomor 24 Tahun 2018 bahwa partai politik yang tidak menyerahkan LADK dibatalkan menjadi peserta Pemiliham Umum 2019.
Kornelis Abon mengatakan KPU Flores Timur tidak berwenang membatalkan keikutsertaan dua partai politik itu dalam pesta demokrasi tahun 2019.
Kewenangan untuk menetapkan dan membatalkan peserta pemilu ada di KPU RI. KPU Flores Timur hanya menyampaikan fakta-fakta kepada KPU Pusat untuk pengambilan keputusan. (anjas)

Leave a Reply