KPU Harap Debat Capres Tidak Saling Menjatuhkan

Palembang, jurnalsumatra.com – Debat Capres dan Cawapres akan mengambil 4 tema yakni hukum,  HAM,  korupsi dan terorisme.  Dalam debat nanti,  KPU RI menginginkan paslon tidak saling menjatuhkan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU RI Arif Budiman saat diwawancara usai pelantikan komisioner kabupaten dan kota di Hotel Horison,  Senin (7/1/2019).

Arif Budiman mengatakan,  diskusi  dan metode debat Capres  akan dilaksankan dengan menjaga martabat Capres.  “Debat ini  kita tidak ingin pertanyaan yang saling menjatuhkan. Dulu ada pertanyaan detil dan rinci,Kita tidak ingin itu,” ujarnya.

Arif menjelaskan,   debat itu metode kampanye agar  tersampaikannya visi dan misi dengan baik. “Kalau tidak ada debat, masyarakat tidak tahu visi misi Capres dengan baik.  Pelaksanaan debat itu dibahas bersama sama.  Sampai ada kesepakatan.  Debat ya tetap harus debat, pertanyaanny antar kandidat,” bebernya.

“Kisi kisi jumlahnya belum kita kasih tau,  20 pertanyaan.  Debat ini menjelaskan,  Indonesia kedepan.  Tema nya hukum,  korupsi,  terorisme dan HAM.  Itu seperti apa kedepan.  Itu harus mampu dijelaskan dengan baik,” katanya.

Menurut Arif,  debat ini menjadi referensi bagi pemilih.  Oleh sebab itu, harus harus dijelaskan dengan baik.

“Kami rencanakan tanggal 10. Itu disepakati semuanya. KPU ingin masyarakat tahu visi dan misi lebih detail. Kita diskusikan dengan paslon, harus sepakati  waktu,  tempat, metodenya,” ucapnya.

Ketika disinggung terkait persiapan logistik,  Arif menuturkan,  kotak suara, bilik,  tinta,  holigram itu semua sudah selesai. “Untuk surat suara,  hari ini masa sanggahan ada atau tidak, ” pungkasnya.  (Yanti)

Leave a Reply