KPU HST Lakukan Uji Publik Penataan Dapil

    Barabai, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mengajukan usulan uji publik penataan Daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) setempat pada Pemilu 2019 .
Anggota Komisioner KPU Kabupaten HST Siswandi Reya’an di Barabai, Rabu menyampaikan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2015 yang diadopsi dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, penyusunan Dapil pada Pemilu 2019 mengacu pada tujuh prinsip.
“Tujuh prinsip itu diantaranya kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional, proporsionalitas dan Integralitas wilayah,” jelas Siswandi.
Dalam uji publik penataan daerah pemilih ini dihadiri perwakilan pengurus Partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat dan akademisi untuk mendengarkan pendapat dan masukan.
Berdasarkan usulan para pemangku kepentingan terutama partai politik menurut Siswandi ada dua model atau opsi yang diusulkan ke tingkat Provinsi.

    Opsi pertama yakni untuk Dapil 1 yaitu Kecamatan Barabai, Batu Benawa dan Hantakan dengan jumlah kursi 10 dan Dapil 2 Kecamatan LAS dan Haruyan sebanyak 6 kursi.
Sedangkan Dapil 3 yaitu Kecamatan LAU dan Pandawan sebanyak 7 kursi, untuk dapil 4 yaitu Kecamatan BAS, Batara, BAT dan Limpasu sebanyak 7 kursi.
“Opsi kedua kita mengusulkan Dapil 1 berubah yaitu Kecamatan Barabai bergabung dengan Kecamatan Pandawan sebanyak 10 kursi dan Dapil 2 yaitu Kecamatan LAS dan LAU menjadi 6 kursi,” kata Siswandi.
Selanjutnya Dapil 3 yaitu Kecamatan Batu Benawa, Hantakan dan Haruyan sebanyak 7 kursi dan terakhir untuk Dapil 4 mencakup Kecamatan BAS, Batara, BAT dan Limpasu sebanyak 7 kursi.(anjas)

Leave a Reply