KPU Kalteng Tetapkan DPTHP Pertama 1.713.267 Jiwa

Palangka Raya, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap pertama  sebanyak 1.712.267 jiwa.
“KPU Kalteng pada 2 Agustus menetapkan DPT sebanyak 1.737.267 pemilih. Setelah dilakukan pencermatan kembali maka pada 14 September ditetapkan DPTHP 1 menjadi 1.713.267,” kata Ketua KPU Provinsi Kalteng, Harmain Ibrohim di Palangka Raya, Jumat.
Pernyataan itu dikemukakan  dia saat membuka acara diskusi publik bertema “memaknai kedaulatan pemilih dalam Pemilu 2019” yang dilaksanakan di Kota Palangka Raya.
Di hadapan peserta diskusi yang diantaranya terdiri dari pengurus parpol dan ormas, dia mengatakan, dalam rangka menegakkan kedaulatan pemilih pada pemilu 2019, KPU secara serentak telah mencanangkan Gerakan Melindungi hak Pilih yang diberi tanda #GMHP.
“Gerakan itu dilakukan pada 1-28 Oktober 2018 dengan membuka posko-posko #GMHP pelayanan di tingkat KPU Provinsi, KPU Kabupaten/kota, tingkat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) hingga di tingkat kelurahan dan desa,” katanya.
Harmain mengatakan posko itu memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengecek apakah masyarakat yang bersangkutan masuk DPT Pemilu 2019 atau belum. Sehingga jika belum masuk DPT bisa segera dilakukan perbaikan data.

  Selain membuka posko KPU juga menyiapkan aplikasi yang ada di laman lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau bisa dengan mengunduh aplikasi KPU RI pemilu 2019 di play store.
“Pada 17 Oktober 2019 nanti pukul 10.00 WIB KPU mencanangkan gerakan serentak mengecek data pemilih di seluruh kelurahan dan desa. Hasil seluruh rangkaian dalam GHMP nantinya akan dijadikan dasar penetapan DPTHP tahap dua,” kata Harmain.
Sementara itu, anggota Bawaslu Kalteng, Siti Wahidah yang juga menjadi pemateri dalam acara diskusi itu menambahkan dalam proses tersebut pihaknya siap mengawal KPU dalam upaya menyajikan data DPT yang semakin akurat.
“Kami juga telah instruksikan Bawaslu di tingkat kabupaten, kota serta jajaran di bawahnya untuk turut mengawal proses tersebut. Namun yang paling penting ialah peran serta dan keaktifan masyarakat menyukseskan setiap tahapan Pemilu,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 2 =