KPU: Kasus Suap Tidak Pengaruhi Pilkada Garut

     Bandung,jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menjamin kasus suap atau gratifikasi yang melibatkan salah satu komisioner KPU Garut tidak akan mempengaruhi proses dan tahapan Pilkada Garut.
“Kami menjamin proses yang sedang dilaksanakan Polda tidak akan memengaruhi tahapan selanjutnya di pemilihan bupati Garut dan pemilihan Pilgub Jabar,” ujar Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, saat menggelar konferensi pers di Mapolda Jawa Barat, Senin.
Yayat mengatakan, kasus tersebut telah mencoreng nama baik lembaga penyelenggara Pemilu di mata masyarakat. Apalagi beberapa waktu ke belakang, KPU menggelar deklarasi secara serentak menolak politisasi uang.
Menurutnya, yang paling dikhawatirkannya yakni kepercayaan masyarakat terhadap KPU semakin menurun.
“Cuman memang bagaimana mengembalikan Trust masyarakat yang sudah terpuruk. Ini harus dihadapi bersama-sama oleh KPU. Inilah kenyataan yang harus kita hadapi atas perilaku oknum KPU Garut,” kata dia.

Namun di sisi lain, ia mengungkapkan penangkapan tersebut menjadi angin segar khususnya bagi KPU untuk menyelamatkan proses demokrasi dari oknum-oknum yang memiliki pentingan tertentu.
“Apa yang sudah dilakukan oleh Pak Kapolda beserta jajarannya, merupakan sesuatu yang menyelamatkan proses pemilihan Bupati Garut dari para pembajak yang ingin meraup kemenangan dengan cara-cara tertentu,” katanya.
Senada dengan Yayat, Ketua Bawaslu Jawa Barat, Harminus Koto mengaku terpukul atas kasus yang menjerat Ketua Panwaslu Garut.
Namun ia menjamin kasus tersebut tidak akan mempengaruhi pelaksanaan Pilkada Garut serta berkomitmen akan terus mendukung jajaran kepolisian mengungkap segala kasus politik uang.
“Kami akan kooperatif terhadap proses selanjutnya. Kami bersama-sama KPU dan Bawaslu Jabar akan mengawal kelancaran Pilkada,” kata dia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 9 =