KPU NTT: Hanya Sabu Raijua Perpanjang Pendaftaran Panitia Ad Hoc

Kupang, jurnalsumatra.com – Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yosafat Koli mengatakan, hanya Kabupaten Sabu Raijua yang memperpanjang masa pendaftaran calon panitia ad hoc untuk panitia pemilihan kecamatan (PPK).

  Itupun hanya untuk Kecamatan Sabu Liae, karena calon panitia PPK yang mendaftar belum memenuhi jumlah dua kali yang dibutuhkan, kata Yosafat Koli, di Kupang, Senin, terkait seleksi calon panitia ad hoc.

  “Hanya Kabupaten Sabu Raijua yaitu untuk Kecamatan Sabu Liae, yang diperpanjang masa pendaftaran sejak 25-27 Januari, karena jumlah yang melamar tidak memenuhi syarat dua kali yang dibutuhkan,” katanya.

  Dia mengatakan, jika sampai selesai masa perpanjangan, tetapi tidak ada lagi yang mengajukan lamaran, maka KPU akan melanjutkan ke tahapan seleksi administrasi dan seleksi tertulis.

  “Aturan mewajibkan KPU untuk memperpanjang masa pendaftaran, tetapi kalau tidak ada yang melamar, maka proses akan lanjutkan ke tahapan berikut,” katanya.

  Karena itu, dia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan waktu yang ada, jika ingin berpartisipasi dalam pelaksanaan pilkada serentak di daerah itu.

  Pendaftaran bagi calon panitia ad hoc hanya berlangsung selama tujuh hari sejak dibuka pada 18 Januari 2020 lalu.

  Panitia ad hoc itu terdiri dari panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS), yang akan bertugas melaksanakan pilkada serentak di NTT.(anjas)