KPU : Penetapan Peserta Pilkada Garut Sesuai Aturan

     Bandung, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menyatakan, penetapan empat pasangan peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut, Jawa Barat, sudah sesuai Peraturan KPU sehingga hasilnya tidak dapat diganggu gugat oleh pihak yang tidak lolos seleksi pendaftaran pilkada tersebut.
“Jika memang ada merasa dirugikan, Undang-undang juga menyediakan itu (untuk mengadukan),” kata Ketua KPU Gatut, Hilwan Fanaqi saat sambutan pengundian nomor urut pasangan peserta Pilkada Garut di Gedung Intan Balarea di Garut, Selasa.
Ia menuturkan, KPU Garut sudah melaksanakan rapat pleno menetapkan empat pasangan calon bupati/wakil bupati untuk mengikuti Pilkada Garut 2018.
Sedangkan dua pasangan bakal calon yakni dari partai politik Agus Supriadi-Imas dan jalur perseorangan Sony-Usep, kata Hilwan, dinyatakan tidak lolos persyaratan administrasi.
Ia mengungkapkan, KPU Garut pada penetapan keputusan tersebut cukup berat menyampaikannya, tetapi karena aturan maka dua pasangan itu dinyatakan tidak dapat mengikuti Pilkada Garut.

     “Kami dari KPU juga berat hati karena tidak lolos sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Garut,” katanya.
Ia menjelaskan, penetapan dua pasangan yang tidak lolos itu sudah menjalani proses verifikasi dokumen dan hasilnya Undang-undang tidak meloloskannya.
Hilwan menyatakan, keputusannya itu sudah terlebih dahulu dikonsultasikan dengan KPU Provinsi Jabar dan KPU RI sehingga putusannya diyakini benar sesuai aturan.
“Karena saya yakin penetapan ini sudah disandarkan dalam Undang-undang yang berlaku,” katanya.
Jika dianggap KPU Garut menyalahi aturan dan tidak mampu menyelenggarakan Pilkada, kata Hilwan, maka pelaksanaannya akan dilakukan oleh KPU Provinsi Jabar atau Pusat.
“Apa yang kami kerjakan tidak terlepas dari arahan petunjuk dari KPU RI,” katanya.
Sebelumnya, KPU Garut menetapkan peserta Pilkada Garut yakni petahana Bupati Garut Rudy Gunawan dan wakilnya Helmi Budiman, pasangan Iman Alirahman-Dedi Hasan, Agus Hamdani-Aditya dan dari jalur perseorangan Suryana-Wiwin.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − thirteen =