KPU Yogyakarta Menunggu Regulasi Verifikasi Seluruh Parpol

    Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta menunggu regulasi KPU RI terkait keputusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan seluruh partai politik calon peserta pemilu wajib menjalani verifikasi bukan hanya partai baru.
“Kami sifatnya hanya menunggu saja. Apapun keputusan dari KPU RI, kami siap,” kata Ketua KPU Kota Yogyakarta Wawan Budiyanto di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, KPU RI pasti akan menindaklanjuti keputusan Mahkamah Konstitusi dengan menetapkan jadwal pelaksnaan verifikasi dan daftar partai politik yang harus menjalani verifikasi.
Ia memastikan, pelaksanaan verifikasi untuk seluruh partai politik calon peserta pemilu akan bisa dilakukan sesuai tahapan yang ditetapkan oleh KPU RI, mengacu pada pelaksanaan klarifikasi faktual terhadap keanggotaan partai politik yang sudah dilaksanakan sebelumnya.
Wawan memperkirakan, mekanisme verifkasi faktual untuk seluruh partai politik calon peserta pemilu tersebut tidak akan jauh berbeda dengan verifkasi yang sudah dilakukan untuk partai politik baru yang belum menjadi peserta Pemilu 2014.
Verifikasi faktual oleh KPU kabupaten/kota dilakukan untuk beberapa aspek yaitu domisili kantor, kepengurusan dan keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan partai serta verifikasi keanggotaan dengan sampel 10 persen.

    “Jika diperlukan, maka seluruh komisioner dan staf kesekretariatan akan diterjunkan untuk proses verifikasi faktual,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta Danang Rudiyatmoko mengatakan, sudah menyiapkan skenario terburuk yaitu kemungkinan adanya verifikasi faktual untuk seluruh partai politik.
“Sudah kami siapkan sebelum mendaftar ke KPU. Kami memdaftarkan 624 anggota, dan kantor pun sudah ada. Sekarang berada di Sorosutan,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua DPW PAN Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi. “PAN sudah menyiapkan skenario jika harus menjalani tahap verifikasi faktual,” katanya.
Persiapan yang dilakukan di antaranya melakukan verifikasi keanggotaan. Semula, anggota PAN 6.000 orang dan setelah diverifikasi ada sekitar 3.000 anggota yang kemudian kami sampaikan saat pendaftaran.
“Semuanya sudah mengantongi kartu tanda anggota (KTA) dan KTP pun sudah sesuai. Yang kami khawatirkan jika ada KTP yang digunakan oleh parpol lain tanpa sepengetahuan pemilik,” katanya.
Ia memastikan jika susunan kepengurusan partai sudah sesuai termasuk keterwakilan 30 persen perempuan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + twelve =