Kuda Gubernur Diprediksi Cetak “Hattrick” Kemenangan Kejurnas

Manado, jurnalsumatra.com – Kuda “Mc Kinly” milik Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey diprediksi bakal cetak hattrick kemenangan pada final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Pordasi ke-52 Seri II  tahun 2018 memperebutkan Piala Presiden yang akan digelar di Tompaso Minahasa, Sabtu (22/12).
Ketua Komisi Pacuan Kuda  Pengurus Provinsi Pordasi Sulawesi Utara (Sulut) Adhy Supit, di Manado, Kamis, mengatakan optimis kuda Mc Kinly akan mencetak hattrick kemenangan dan menyumbang poin bagi kontingen Sulut di babak final Piala Presiden.
“Ini  karena setelah meraih kemenangan di Kejurnas Pacuan Kuda seri Pertama, kuda Mc Kinly menunjukkan perkembangan yang sangat baik, dan bakal  sulit dikalahkan  oleh lawan lawannya,” kata Adhi Supit juga Ketua Kontingen Berkuda Sulut.
Ia menambahkan kuda Mc Kinly  milik Gubernur Olly Dondokambey dengan joki Sonny Wenas, di targetkan untuk meraih kemenangan dan menyumbang
poin bagi kontingen Sulut.

Pada Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-52 seri Satu yang dilaksanakan  di Gelanggang Pacuan Kuda Tegal Waton Salatiga, Jawa Timur, 29 Juli 2018, Kuda Mc Kinly turun di Kelas 3 Tahun Remaja jarak 1.600 meter dengan joki Sony Wenas telah meraih kemenangan dan meninggalkan jauh kuda dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jogjakarta, DKI Jakarta dan Sumatera Barat.
Selanjutnya di babak final Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-52 Seri II memperebutkan Piala Presiden di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sabtu (22/12) kuda Mc Kinly  diunggulkan  akan merajai dan memberi poin kemenangan bagi kontingen Sulut di  Kelas C Sprint jarak 1.100 meter.
Adapun jumlah kelas yang dipertandingkan pada babak  final Kejurnas  memperebutkan Piala Presiden sebanyak sepuluh kelas.
Terdiri  kelas A terbuka 2.200 meter, kelas A sprint 1.300 meter, kelas B 1.850 meter, kelas B sprint 1.200 meter, kelas C  1.600 meter,  kelas C sprint 1.100 meter, kelas D  1.400 meter, kelas D Sprint  1.000 meter, kelas E  1.200 meter dan kelas F  1.000 meter
Pada kejuaraan itu juga dipertandingkan Non Kejurnas atau pacuan  tambaham terdiri dari kelas perdana C/D  800 meter, kelas calon remaja 1.300 meter, kelas perdana A/B 800 meter dan kelas calon Derby 1.600 meter.(anjas)

Leave a Reply