Kulon Progo Bedah Tiga Rumah Warga Samigaluh

     Kulon Progo, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membedah tiga unit rumah warga di Kecamatan Samigaluh yang rusak akibat terkena longsoran tanah pada pertengahan Februari 2018 lalu.
Tiga rumah yang dibedah yakni, rumah Sumaryo yang beralamat di Menggermalang RT 73/35 Gerbosari, rumah Veronika Kiki Noviana di Plono Timur RT02/10 Pagerharjo, dan Surawan Plono Barat RT16/08 Pagerharjo. Runag Sumaryo dan Veronika masing-masing mendapat bantuan Rp10 juta, sedangkan Surawan Rp15 juta.
“Kami ikut prihatin atas kejadian bencana tanah longsor beberapa waktu lalu. Untuk itu, kami prioritaskan untuh diperbaiki melalui bedah rumah. Kami juga mengucapkan terima kasih gotong royong masyarakat bagus sekali,” kata Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di Kulon Progo, Senin.
Bedah rumah milik Sumaryo dilakukan karena sebelum rumah sebelumnya tidak layak huni, dan terkena bencana longsor pada 19 Februari 2018. Bupati menjelaskan, dirinya juga mendapat laporan bencana ini, dan atas nama pemkab dan pribadi menyampaikan ikut prihatin kepada Sumaryo.

      Kepada warga sekitar, Hasto menyampaikan terimakasih yang segera bergotongroyong ikut membantu Sumaryo, dan saat ini ikut bergotong royong melaksanakan pembangunan rumah milik Sumaryo.
“Gotong royong merupakan inti dari Pancasila. Kami berpesan kepada wwrga agar tetap bisa mandiri dengan bela dan beli produk sendiri. Seperti mengkonsumsi ikan dinilai lebih sehat daripada hewan kaki empat. Memanfaatkan lingkungan sekitar untuk menanam sayuran,” harapnya.
Sementara itu, Camat Samigaluh Setiawan Tri Widada mengatakan pada 19 Februari 2018 terjadi longsor menimpa  rumah Sumaryo. Sumaryo dinilai peka, pada sore hari sebelum longsor sudah melihat tanda-tanda akan longsor, sehingga segera menandai dengan tali rafia. Keluarga diungsikan saat ada gerakan longsor, segera melarikan diri.
Sebagian kena rumah, paginya masyarakat langsung kerjabakti, dan masyarakat ikut menyiapkan pondasi rumah baru yang akan dibangun, dan saat ini mendapat bantuan bedah rumah.
“Dengan bantuan Rp10 juta dari forum CSR dan bantuan lain, akan dibuat rumah sederhana tapi kokoh,” kata Setiawan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 4 =