Lahan Parkir Shoowroom Wuling di Bongkar

Palembang, jurnalsumatra.com – Pemilik showroom Wuling yang terletak di Simpang Polda Jalan Demang Lebar Daun RT 025 RW 007 Kelurahan 20 Ilir D-IV Kecamatan Ilir Timur I, Rabu (15/7/2020) melakukan pembongkaran sendiri.

Satu unit alat berat eksapator diturunkan menggaruk lahan parkir yang dinilai menyalahi advice planning/rencana keterangan tata kota.

Pantaun dilapangan, pembongkaran lahan parkir yang menutupi saluran drainase yang dapat mengancam penyumbatan aliran air dikawasan tersebut, langsung disaksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU PR) Kota Palembang.

“Hari ini batas akhir deadline 3×24 jam melalui Surat Peringatan ke II Nomor :600/1019/DPUPR/2019 tanggal 13 Juli 2020 hari Rabu, (15/7/2020), dari Dinas PUPR Kota Palembang,” kata Plt Kabid Tata Bangunan Dinas PU-PR Kota Palembang Dinas PU PR Kota Palembang Faisal.

Hanya saja, kata Faisal, pembongkaran yang dilakukan itu tidak sesuai keinginan yang mengikuti aturan yang ada dalam pengajuan izin mereka.

“Lahan parkir itu sudah dibongkar pemiliknya tapi belum secara menyeluruh sesuai yang diinginkan sampai drainase, ini proses lah, karena baru mulai hari ini, nanti kita akan cek lagi sampai betul-betul sudah melewati drainase,” katanya.

Sementara itu, Kasat l PP Kota Palembang, GA Putra Jaya mengatakan, hari ini, Rabu (15/7/2020), adalah tenggat waktu dari surat periangatan terakhir yang dilayangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

“Alhamdulillah, tadi mereka membongkar sendiri lahar parkir yang menutupi saluran drainase,” ungkapnya.

GA mengatakan, statement Walikota, H. Harnojoyo di media, cukup membuat pemilik ketakutan. Dimana, jika sampai 3X24 jam tidak dilakukan pembongkaran, maka akan dilakukan pembongkaran paksa.

“Pembongkaran langsung kami awasi, sesuai instruksi. Dimana, pemilik harus mundur 6,5 meter dari badan jalan,” tuturnya.

Untuk diketahui, adanya pelanggaran advice planning/ rencana keterangan tata kota atas bangunan showroom wuling  ketika Komisi III DPRD Kota Palembang, bersama Dinas PU-PR Kota Palembang dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang melakukan sidak ke lokasi bangunan. Rabu, (1/07/2020).

“Kita akan panggil pemilik dan dinas terkait, Jum’at, (3/07/2020), dan lahan parkir itu harus dibongkar jangan ada toleransi agar tidak ada bangunan lain yang mencontoh, apalagi bangunan itu berdiri di jalan protokol yang sangat jelas terlihat”, tegas Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, H. Firmansyah Hadi, saat ditemui dilapangan, belum lama ini.

Sementara, bangunan itu sendiri sudah memiliki IMB Nomor: 640/IMB/0207/DPMPTSP-PPL/2020 tanggal 9 Maret 2020, untuk bangunan dealer mobil Wuling Maju Motor bertingkat permanen dengan luas gedung 2.389.85 M2 dan luas tanah 838 M2.

Lahan parkir yang bermasalah tersebut sepanjang 6,5 meter yang diduga menyalahi advice planning/rencana keterangan tata kota.

Robby Hartono alias Afat warga Jalan Mayor HM Rasyad Nawawi Nomor 504 RT 008 Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur II, selaku pemilik bangunan showroom wuling usai rapat bersama di ruang rapat Komisi III DPRD Kota Palembang, Jum’at, (3/7/2020), mengatakan, pada dasarnya belum secara detail diperiksa tapi itu adalah batas tanah miliknya mungkin saat membuat sertifikat langsung dipotong BPN karena masuk ranah DMD,nanti dilihat lagi win-win solutionnya agar lebih efektif lagi untuk lahan parkir.

“Nanti kita minta waktu lah kalau untuk pembongkarannya”, ujarnya.(rlls)