Lapas Bahas Tahanan A3 Bersama Kajari

Lahat, jurnalsumatra.com – Bertempat dikantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Lahat, beberapa Instansi terkait Lapas Kelas II A Lahat, Kapolres Lahat, Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Lahat, Kajari Lahat, dan Kadinkes Kabupaten Lahat.

Pembahasan yang dilakukan para Penegak Hukum ini, usai menyusul pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Lahat menerima surat edaran Dirjen Pas Kumham Nomer PAS-PK.01.01.01-750 tentang Penerimaan Tahanan Pengadilan (Tahanan A3).

Acara rapat koordinasi itu, dilakasanakan pada Rabu (08/07/2020). Yang dihadiri oleh Kajari Lahat Fitrah SH MH, Kasi Pidsus Kajari Anjas SH, Ketua PN Lahat Yoga DA Nugroho SH MH, Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA, Kalapas Kelas IIA Lahat Maliki SH MH, dan Kadinkes Lahat dr.Ponco Wibowo M.Kes.

Sebagai tindaklanjut arahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), dengan memperhatikan permintaan Kepolisian, dan Kejaksaan untuk memindahkan tahanan ke Lapas/Rutan karena terbatasnya Ruang Tahanan di Polda dan Polres.

Sehingga, berdasarkan surat edaran yang ada, maka Kepala Lapas/Rutan/LPKA dapat menerima tahanan Pengadilan Negeri (Tahanan A3) dapat dilakukan dengan ketentuan yang sangat mengikat dan detail.

Terakhir, hasil dari Rapat Koordinasi (Rakor) diambil sebuah kesepakatan yakni, A3 dapat diterima di Lapas Lahat dengan catatan telah dilakukan prosedur sesuai dengan surat edaran dan telah melakukan Rapid Tes yang keseluruhan biaya yang ditimbulkan akan ditanggung Pemkab Lahat.

Kalapas IIA Lahat Maliki SH MH menegaskan, bahwasannya Lapas siap saja untuk menerima Tahanan A3 dengan melihat Kapasitas tampung Lapas dan yang terpenting adalah telah lolos dari pemeriksaan Rapid Tes.

“Yang jelas, kami menyambut baik peran Pemda yang akhirnya dapat terlibat secara aktif dalam proses pemeriksaan dan pembinaan tahanan di Lapas Lahat. Bagaimanapun juga tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas juga merupakan masyarakat Lahat yang saat ini sedang mejalani ujian istimewa di Lapas,” ungkap Kalapas Lahat, Maliki, kemarin.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Fithrah SH MH mengatakan, kegiatan pertemuan untuk mempermulus aparat penegak hukum untuk bisa melaksanakan rapid tes kepada tahanan, menyamakan persefsi.

Sebelum tahanan di pindahkan masuk ke Lapas kelas IIA Lahat, harus harus Rapid Test, untuk menjaga tahanan yang ada di dalam itu sendiri, hal ini untuk kewaspadaan jangan sampai tahanan terinfeksi dalam penyebaran Virus Corona atau Covid 19.

“Jaksa harus menyerahkan tahanan itu salah satunya harus dengan rapid test, pada hari ini tahanan yang proses sidang ada 31 orang dari tahanan dari Polres dan melaksanakan Rafid Test bila hasilnya sudah keluar, barulah dipindahkan ke Lapas Lahat,” pungkasnya. (Din)