Lapas Cirebon Tambah Personel Pengamanan Setelah Kerusuhan

Cirebon, jurnalsumatra.com – Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Kota Cirebon, Jawa Barat, menambah personel keamanan setelah adanya kerusuhan yang terjadi pada Rabu (21/3) kemarin.
“Secara umum kondisi di Lapas sudah kondusif dan aktivitas juga sudah berjalan seperti biasa, hanya saja ada sedikit penambahan personeol pengamanan,” kata Kepala Lapas Klas 1 Cirebon, Heni Yuwono di Cirebon, Kamis.
Penambahan personel keamanan itu terdiri dari 43 orang CPNS yang di BKO kan untuk keamanan dan juga ada bantuan dari pihak Kepolisian sebanyak tujuh personel.
Heni mengatakan sebelum terjadinya kerusuhan, pengamanan di Lapas Klas 1 Cirebon biasanya hanya ada 10 orang petugas.
“Ada yang menjaga di pos pengamanan atas empat orang, di pintu utama dua, pos komando dua dan pos blok dua petugas yang jumlah semua ada 10 petugas keamanan,” tuturnya.

Namun kata Heni kondisi di dalam Lapas sudah kembali kondusif, seperti biasa akan tetapi pihaknya terus waspada apabila terjadi kejadian seperti kemarin.
Seperti diberitakan sebelumnya kerusuhan yang terjadi di Lapas Cirebon diawali dengan adanya razia telephon genggam yang dilakukan petugas, karena itu memang sangat dilarang.
Ketika dilakukan razia, para narapidana tidak terima dan bersitegang dengan petugas, mereka sempat melakukan pelemparan dengan menggunakan potongan genteng dan juga kayu.(anjas)

Leave a Reply