Laporan Money Politik Tidak Bisa Ditindaklanjuti

Palembang, jurnalsumatra.com – Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi mengatakan, hari ini pihaknya kedatangan massa dari masyarakat lahat,  250 orang.  Bawaslu sudah berupaya terbaik.  Massa dari lahat menuntut diskualifikasi paslon nomor 3 Cik Ujang Haryanto,  karena adanya money politik dari tim  Cik Ujang Haryanto.  Mereka sudah membuat laporan ke panwaslu lahat.

Tanggal 29 juni kami terima laporannya.  Tanggal 30 Juni kita verifikasi.   Formil loporannya cukup.  Tapi isinya sebaran money politik tidak mencapai 50 persen dari 24 kecamatan di Lahat.

“Mereka bawa video tertimoni,  dan pengakuan tertulis. Setelah dihitung sebarannya tidak mencukupi 12 kecamatan. Kita nyatakan materil tidak terpenuhi dan tidak dapat ditindaklanjuti,” bebernya.

Junaidi mengungkapkan,  menurut tim kuasa hukum mereka ada banyak.  Bahkan ada yang bilang 29 bukti.  Satu kecamatan ada yang 3 ada yang 2. Tapi alat buktinya tidak cukup 50 persen atau 12 kecamatan. ” Jadi kita sandingkan data kami dan data mereka. Alat buktinya malam ini akan disandingkan. Karena alat bukti yang kami dapatkan dari Panwaslu.Kita merekam video itu tersebar di 12 kecamatan atau tidak. Soal keabsahan video belum masuk,” paparnya.

Sementara itu,  Komisioner Bawaslu Divisi Penanganan Dan Pelanggaran  Iwan Ardiansyah mengatakan,  itu testimoni ada sekitar 19 atau 20 orang.  Mereka buat nama,  dan alamatnya.  Namun itu hanya terjadi di 10 kecamatan. Sebarannya tidak cukup di 50 persen di kabupaten lahat,” pungkasnya.  (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × four =