Layanan Fasilitas Kesehatan Terbanyak Dikeluhkan Masyarakat

     Makassar, jurnalsumatra.com – Anggota Komisi IX, DPR RI Aliyah Mustika Ilham mengaku jika layanan fasilitas kesehatan adalah yang paling banyak dikeluhkan masyarakat dan masuk melalui aspirasi di komisinya selama menjadi legislator.
“Di Komisi IX, ada dua bidang meliputi ketenagakerjaan dan kesehatan. Dari keduanya itu, layanan kesehatan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat,” ujar Aliyah Mustika Ilham (AMI) di Makassar, Senin.
Politisi Partai Demokrat itu mengungkapkan bahwa, sebagian besar aspirasi warga yang masuk di bidang kesehatan adalah keluhan terkait fasilitas dan pelayanan kesehatan yang belum memadai di sejumlah tempat terutama wilayah pelosok dan pulau-pulau kecil.
Karenanya, dirinya bersama anggota DPR lainnya setiap kali melakukan kunjungan kerja disemua tempat khususnya di pelosok-pelosok selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
Di Sulawesi Selatan II yang memang merupakan daerah pemilihannya, juga sering ia upayakan untuk menyampaikan aspirasi warga itu agar ada perubahan sesuai dengan yang dikeluhkan.
“Selalu kami tegaskan kepada dinas kesehatan agar memberikan pelayanan merata hingga pelosok. Kami ingin keinginan pemerintah pusat sejalan dengan kemampuan daerah. Makanya kalau ada masalah di dinas segera sampaikan ke kami di komisi IX, kami akan perjuangkan, biar program bisa jalan,” katanya.
Ia pun mengungkapkan bahwa salah satu program pemerintah pusat untuk menekan angka pembiayaan jaminan kesehatan adalah dengan menggalakkan program gerakan masyarakat hidup sehat (germas). Program ini mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat.
“Kalau masyarakat paham cara hidup sehat, maka pasti akan berkurang jumlah orang sakit,” kata istri Wali Kota Makassar periode 2004-2014 ini.
Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat (Binkesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dyah Listiana yang mendampinginya itu memberikan apresiasi kepedulian Aliyah sebagai legislator pusat yang aktif memperjuangkan kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan.
“Saya sangat syukur ada orang seperti bu Aliyah yang aktif dibidang kesehatan. Kami dinas kesehatan tidak bisa bekerja sendiri tanpa didukung dan diperjuangkan oleh beliau (Aliyah),” kata Dyah.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five − 5 =