Lazismu Kabupaten Magelang Salurkan 7.441 Bingkisan Lebaran

     Magelang, jurnalsumatra.com – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyalurkan 7.441 paket bingkisan Lebaran dengan sasaran utama kalangan masyarakat miskin di tempat untuk membantu mereka mendapatkan barang kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah.
Ketua Lazismu Kabupaten Magelang Imron Rosidi dalam keterangan tertulis yang diterima di Magelang, Selasa, mengatakan setiap bingkisan yang disebut juga sebagai paket kado Ramadhan 1439 Hijriah tersebut berisi, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, dan teh.
“Dalam rangka membantu dan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran tahun ini, kami bagikan paket kado Ramadhan,” ujar dia.
Ia menjelaskan bingkisan tersebut disalurkan melalui beberapa Kantor Layanan Lazismu Kabupaten Magelang, yakni Bandongan (2.000 paket), Muntilan (1.174), Mertoyudan (512), Mungkid (583), Sawangan (755), Dukun (221), Tempuran (257), Salaman (220), Secang (487), Grabag (75), Srumbung (245), Ngluwar (106), Salam (278), Borobudur (320), Kajoran (108), dan Windusari (100).

Ia menyebutkan bahwa sasaran pembagian bingkisan itu kalangan masyarakat yang mengalami keterbatasan dan kekurangan ekonomi, sedangkan teknis penyalurannya melalui Kantor Layanan Lazismu di berbagai daerah di Kabupaten Magelang.
Ia mengatakan program penyaluran bantuan tersebut rutin dilaksanakan Lazismu setempat setiap akhir Ramadhan.
“Masih ada kelompok masyarakat yang mengalami keterbatasan kemampuan ekonomi sehingga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya, program ini adalah salah satu bentuk respons dan komitmen Lazismu untuk membantu menyelesaikan persoalan di masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan sumber bantuan untuk bingkisan tersebut berasal dari para donatur dan muzaki, baik dari daerah daerah setempat maupun luar Kabupaten Magelang.
“Yang dikumpulkan mulai awal Ramadhan ini melalui Kantor Layanan Lazismu yang ada di tingkat kecamatan,” ucap dia.
Hingga saat ini, pihaknya telah membentuk 16 kantor layanan, sedangkan lima kantor lainnya di Kabupaten Magelang ditargetkan terbentuk hingga akhir 2018.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × two =