Legislator: “By Pass” Moluo Bisa Dilalui Pemudik

     Gorontalo, jurnalsumatra.com – Seorang legislator Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mengatakan, jalan “by pass” Moluo di Kecamatan Kwandang di pusat ibu kota kabupaten itu sebagian bisa dilalui pemudik jalur darat lintas Sulawesi di daerah itu.
“Meskipun jalan yang bisa dilalui hanya sepanjang jalur Moluo hingga Bulalo atau belum mencapai 9,5 kilometer hingga ke wilayah Molingkapoto, namun jalur by pass itu bisa menjadi jalan alternatif bagi pemudik yang melewati jalur darat lintas Sulawesi,” ujar Legislator Gorontalo Utara, Mohamad Adam Pateda, di Gorontalo, Senin.
Ia meminta, pemerintah daerah bisa berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, untuk penggunaan jalan tersebut.
“Pengalihan jalan sangat penting dilakukan, untuk meretas kepadatan di sepanjang jalan Moluo khususnya di kawasan pasar jajan yang menjadi lokasi pelaksanaan pasar ‘senggol’ yang ramai dikunjungi masyarakat pada malam hari,” ujarnya.

Pasar senggol yang ditempati para pedagang pakaian dan kebutuhan rumah tangga, banyak diserbu masyarakat.
Diperkirakan pada H-3 lebaran Idul Fitri 1439 hijriah ini, kepadatan pengunjung akan terjadi di pasar senggol Moluo sejak sore hingga malam hari.
Maka untuk meminimalisir kepadatan yang bisa memicu kemacetan panjang, pemudik atau kendaraan yang melintas di wilayah itu bisa dialihkan memanfaatkan by pass Moluo-Molingkapoto, melalui jalan di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Siddiqi di Desa Bulalo.
Ia berharap, pengalihan tersebut akan mendukung kelancaran dan kenyamanan di jalur lintas Sulawesi.
Pantauan wartawan, suasana jalur lintas Sulawesi di daerah itu, sudah mulai ramai padat.
Meski tergolong padat, sebab kendaraan bermotor yang melintasi daerah itu sudah mulai meningkat, namun tidak ada titik kemacetan yang dijumpai, sejak pagi hingga Senin siang ini.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + seventeen =