Legislator Dorong Bangun Infrastruktur Di Pulau Terluar

    Ternate, jurnalsumatra.com – Legislator Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mendorong Pemerintah Kota Ternate untuk membangun infrastruktur kesehatan, rumah dinas tenaga medis, distribusi tenaga medis dan infrastruktur untuk tiga kecamatan pulau terluar tersebut.
“Pemerintah diminta segera bangun infrastruktur kesehatan, rumah dinas tenaga medis dan  distribusi tenaga medis yang menjadi kebutuhan di tiga pulau terluar tersebut,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malik di Ternate, Jumat.
Menurut dia, Pemkot Ternate jangan hanya membangun infrastruktur di perkotaan saja, tetapi di daerah terluar harus mendapatkan pembangunan infrastruktur yang merata.
“Kami berharap kepada Dinas Kesehatan untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kesehatan di lima kelurahan terdekat tersebut,ż katanya pasca-peresmian Puskesmas rawat nginap Bahari Berkesan kelurahan Sango, kecamatan Ternate Utara.
Kemudian pengadaan seluruh moubiler baru sehingga Dinas Kesehatan bisa mendistribusikan tenaga medis yang profesional sehingga bisa melakukan pelayanan yang prima bagi masyarakat di sekitar beberapa kelurahan terdekat di kecamatan Ternate Utara tersebut.

     “Pembangunan infrastruktur kesehatan termasuk rumah dinas tenaga medis, distribusi tenaga medis, infrastruktur jalan, air bersih dan tenaga listrik menjadi kebutuhan masyarakat tiga pulau terluar, agar serius  tindaklanjuti dan menjadi perhatian pemerintah kota,” katanya.
Oleh karena itu, Anas meminta pemerintah serius menangani hal-hal tersebut yang menjadi masalah di tiga pulau terluar.
“Pembangunan rumah dinas tenaga medis di tiga pulau terluar, agar tenaga medis yang di tugaskan di pulau terluar tinggal dan menetap untuk melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.
Untuk itu, Komisi III DPRD menyarankan, agar pemerintah menginventarisir tenaga medis putra-putri tiga pulau terluar dipriroritaskan untuk bertugas di tiga pulau terluar tersebut sehingga dari sisi psikologi mampu memberikan kontribusi di tempat tugas yang sudah ditetapkan.
Dia menambahkan, kebutuhan sarana infrastruktur jalan tiga pulau terluar, sebab, untuk Pulau Hiri butuh sentuhan pemerintah untuk menyelesaikan jalan tersebut.
Demikian halnya jalan lingkar Moti yang harus diselesaikan, begitu pula infrastruktur jalan pulau Batang Dua perlu diperhatikan oleh pemerintah.
“DPRD mengharapkan ke pemerintah agar serius dalam membangun dan menyelesaikan infrastruktur jalan tiga pulau terluar dan rekanan yang mengerjakan infrastruktur itu harus serius, agar masyarakat setempat bisa menikmati kelayakan infrastruktur jalan yang dibangun,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − seven =