Legislator: Program 18-21 Perlu Kontribusi Berbagai Pihak

    Padang, jurnalsumatra.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Sumatera Barat, Surya Jufri mengatakan program 18-21 yang telah dicanangkan oleh Wali Kota Padang perlu kontribusi berbagai pihak.
“Terutama kontribusi orang tua, dengan adanya dukungan dari orang tua maka hasil yang diharapkan dari program 18-21 tersebut tentu akan terwujud secara maksimal,” ujarnya di Padang, Rabu.
Orang tua harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan anak, mendorong anak untuk belajar mengadakan maghrib mengaji bersama anak dan berbagai hal lainnya.
“Dengan membangun komunikasi yang baik dengan anak, maka akan dapat menghindarkan anak dari berbagai kenakalan remaja seperti tawuran dan penyalahgunaan obat terlarang,” ujar dia.
Selain itu, diperlukan pengawasan dari masyarakat dan aparat pemerintah setempat, seperti Polisi Pamong Praja.
Dari pukul 21.00 WIB, disarankan untuk melarang anak-anak bermain di jalanan, Pol-PP dapat memberikan nasehat atau pun menangkap anak-anak dengan usia 17 tahun ke bawah jika masih berkeliaran.

     “Hal itu berguna untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti tawuran, geng motor dan lainnya,” kata dia.
Ia berharap dengan adanya program 18-21 dapat melahirkan anak-anak yang cerdas dan berkualitas sehingga nantinya siap dalam menghadapi bonus demografi.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullan mengemukakan 18-21 artinya pada pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB orang tua membangun komunikasi dengan anak.
Selama tiga jam dalam sehari, pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB tersebut, orang tua melakukan komunikasi dengan anak sehingga terjalin kedekatan.
Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain mendorong anak untuk belajar, mematikan televisi dan hal lainnya yang dapat membina hubungan kedekatan antara anak dan orang tua.
Keluarga terangnya merupakan basis utama untuk kuatnya suatu negara, permasalahan yang terjadi selama ini seperti tawuran, adanya geng motor, pemakaian obat-obatan terlarang merupakan akibat dari tidak terjalinnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, serta tidak solid dan tidak harmonisnya suatu keluarga.(anjas)

Leave a Reply