Lemkapi Apresiasi Keberhasilan Aparat Bebaskan Sandera Papua

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi) mengapresiasi upaya satgas gabungan TNI dan Polri atas keberhasilannya membebaskan ratusan warga yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Desa Banti dan Desa Kimbeli, Tembagapura, Papua.
“Kami menilai kinerja dan koordinasi TNI dan Polri sangat bagus,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan melalui siaran pers, Rabu.
Menurut Edi, upaya pembebasan warga yang disandera KKB bukanlah pekerjaan mudah melainkan penuh risiko.
“Kami sampaikan terima kasih kepada panglima TNI dan Kapolri dan seluruh jajarannya,” kata mantan anggota Kompolnas ini.
Edi menilai lokasi penyanderaan KKB merupakan medan yang sulit bagi aparat keamanan yang baru mengenalnya karena lokasi geografisnya pegunungan dan hutan.
Namun berkat kerja keras dan koordinasi TNI dan Polri, dua desa lokasi penyanderaan berhasil dikuasai.
Pihaknya pun meminta satgas gabungan agar jangan lengah dan terus waspada dalam memburu anggota KKB yang masih buron.

    “Karena sangat mungkin anggota KKB yang berhasil kabur ke hutan akan melakukan serangan balasan,” katanya.
Sebanyak 806 warga asli Papua di Desa Banti, Kimbeli dan Opitawak telah berhasil dievakuasi oleh satgas gabungan.
Jumlah tersebut rinciannya yakni lakiżlaki sebanyak 205 orang, perempuan sebanyak 302 sedangkan anak-anak 299 orang.
Dari 806 orang, terdapat 56 orang yang mendapatkan perawatan medis.
Saat ini aparat dan pemda setempat telah berkoordinasi untuk memindahkan ratusan warga tersebut ke wilayah lain seperti Mimika.
Sementara tercatat ada 200-an warga yang masih bertahan di Desa Banti dan Kimbeli.
“Ternyata masih ada warga asli yang tidak mau tinggalkan kampungnya. Kami tidak paksakan mereka untuk pergi atau tetap di kampung. Yang penting mereka merasa nyaman,” ujar Kabidhumas Polda Papua Kombes Pol A.M. Kamal.
Kamal memastikan, bila kelak warga asli tersebut minta dievakuasi, maka pihaknya akan tetap memfasilitasi keinginan tersebut bersama Pemda dan PT Freeport.(anjas)

Leave a Reply