Lima Kades Protes Sembako PT DAS


Lahat, jurnalsumatra.com –  Lantaran tidak ada lagi koordinasi lagi membuat lima kepala desa (Kades) Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat memprotes atas pembagian sembako milik PT Duta Alam Sejahtera (DAS).

Tidak terima para Kades ini, langsung menggelar rapat yang berlokasi di Desa Payo Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, pada Senin (11/2/2019), kemarin. Dengan tujuan untuk membahas bantuan yang diberikan oleh PT DAS secara sepihak kepada warga warga Desa Payo tanpa melibatkan Kades dan Lima Perangkat Desa lainnya.

“Sembako yang diberikan oleh PT DAS tersebut, tidak lagi melalui Kades setempat termasuk kepala desa – kepala desa lainnya. Jadi, kami protes atas pembagian sembakp itu,” ungkap Kepala Desa (Kades) Desa Payo, Harun Rasyid, Senin (11/2/2019), kemarin.

Ia menjelaskan, terus terang dengan pembagian sembako yang dilakukan oleh PT Duta Alam Sejahtera yang secara langsung kewarga ini, dan tanpa ada pemberitahuan ke Kades maupun perangkat Desa seolah olah tidak saling hargai.

“Toh, setidaknya pihak perusahaan tersebut koordinasi terlebih dahulu baik kekepala desa maupun perangkat desa yang ada. Karena, bukan Desa Payo saja yang masuk dalam Ring Satu. Sehingga, membuat kecemburuan bagi empat desa lain yakni, Desa Suka Marga, Desa Tanjung Pinang, Desa Tanjung Baru, dan Desa Kebur,” jawab Harun dengan lantang.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Desa (Kades) Desa Tanjung Pinang Lukman menyesalkan peristiwa pembagian sembako yang dilakukan oleh PT DAS ini, sudah beberapa kali dinilai hanya sepihak atau tebang pilih dan tidak ada koordinasi dengan desa desa lainnya yang jelas jelas masuk wilayah perusahaan tersebut.

“Kalau tidak salah sudah tiga kali terjadi. PT DAS sepertinya tidak mau koordinasi dengan para Kades padahal sudah dilayangkan surat dan terkesan pihak perusahaan cuek serta tak mengindahkan surat Kades tersebut,” urai Lukman.

Bantuan sembako yang diberikan PT DAS ini, ditegaskannya, dinilai sepihak dan tanpa koordinasi dengan kepala desa. Apalagi mau melibatkan perangkat Desa Payo.

“Dengan perangkat Desa Payo saja pihak perusahaan itu, tidak ada koordinasi apalagi empat desa lainnya, yang tergabung didalam Ring Satu,” imbuhnya.

Yang diketahui, kata Lukman, pembagian sembako sudah terlaksana tiga kali. Namun, yang dapat hanya Desa Payo saja, dan Empat Desa lainnya, tidak pernah merasakan sembako PT DAS tersebut.

“Sampai saat ini Pihak  ke 5 Kades tersebut  telah mengundang pihak PT DAS dengan melayangkan surat akan tetapi belum ada tanggapan  Dan balasan Dari PT DAS, dan apabila tidak ada tanggapan dari Pihak PT DAS maka ke empat warga desa tersebut akan  melakukan aksi demo Menuntut keadilan terhadap pembagian sembako itu,” pungkas Lukman. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + fourteen =