LRT Usung Konsep Perpanjangan Koridor

Palembang, jurnalsumatra.com – Lauching LRT Palembang akan digelar pada 20 April mendatang. LRT Palembang ini mengusung konsep perpanjangan koridor yang artinya kedepan dapat dibuat jalur dari simpang Polda ada jalur ke Pusri dan simpang fly over Jakabaring dapat dibuat jalur ke Kertapati dan Plaju.

Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, tanggal 20 merupakan launching LRT Palembang. “Inya Allah nanti Gubernur hadir. Launching ini kita besarkan karena saat memperjuangkan pembangunan LRT ini kita bersaiang dengan 8 provinsi lain,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut Nasrun, ketika pembangunan LRT ini menjadi kenyataan maka harus dibesarkan. Karena LRT ini merupakan kebanggaan masyarakat Sumsel terutama Palembang. “Dari 8 transite, sudah 2 yang datang. Sisanya akan datang lagi pada Mei,” bebernya.

Nasru menjelaskan, bentuk LRT Palembang memang berbeda dengan yang ada di Jakarta. “Kalau LRT di Jakarta itu buatan dari luar. Sedangkan LRT kita buatan dalam negeri yakni PT INKA. Jadi LRT kita ini ada moncongnya,” bebernya.

Ketika ditanya soal tarif,Nasrun mengungkpkan, sampai Desember nanti akan disubsidi. Sesudah itu harus mandiri. “Setelah tidak disubsidi lagi, bagaimana kita memanfaatkan apa yang ada disekeliling LRT ini agar menjadi pilihan masyarakat,” ucapnya

Nasrun menambahkan, pengembangan konsep LRT ini adalah menggunakan konsep perpanjangan koridor. Sehingga kedepan bisa dibuat rute baru yakni disimoang Polda ada jalur ke Pusri dan disimpang fly over Jakabaring ada jalur ke Plaju dan Kertapati. “Konsepnyo seperti itu ada perpanjangan koridor.  Itu bisa terwujud jika pemimpin Sumsel mendatang mau melakukan perpanjangan koridor,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × five =