Mahasiswa Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Saluran irigasi panjang puluhan meter yang berada di Desa Talang Mengkenang, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, nyaris tak berfungsi lagi. Pasalnya, telah disesaki oleh sampah, daun, serta ranting kayu itu, kini kembali normal.

Berjalannya air disaluran tersebut, setelah puluhan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Kota Pagaralam, dan dibantu masyarakat desa setempat membersihkan secara bergotong royong.

“Semua ini kami lakukan dengan cara bergotong royong bersama juga warga yang ada didesa Talang Mengkenang, ” ungkap ketua KKN Zulkarnain, Rabu (13/2/2018).

Menurutnya, tujuan dibersihkannya saluran yang sudah nyaris buntu ini, agar dapat bermanfaat lagi bagi semua masyarakat disini.

“Bukan hanya membersihkan saluran saja, kami semua yang melakukan Kuliah Kerja Nyata disini juga membantu membuatkan meja belajar untuk pengajian anak anak maupun orang dewasa, ” tambahnya lagi.

Dijelaskannya, saat rombongannya melakukan KKN didesa Talang Mengkenang, Kecamatan Pajar Bulan ini, dapat menjadi kenangan manis dari para mahasiswa untuk semua masyarakat yang ada.

“Harapan kami, apa yang telah diperbuat disini benar benar dapat bermanfaat bagi masyarakat desa, ” ucapnya.

Zukarnain menambahkan,  gotong royong membersihkan sampah di saluran irigasi air bersih, karena air tersebut digunakan masyarakat setiap hari. Kemudian membantu membuat meja bagi santri dalam belajar mengaji. Setidaknya, sambung Zul, selama 45 hari dalam melaksanakan KKN, mereka berusaha agar bisa benar – benar merasakan kuliah yang bekerja secara nyata di tengah masyarakat. Mereka ingin memaknai, bahwa KKN sendiri adalah orientasi terhadap langkah selanjutnya setelah seorang mahasiswa menamatkan pendidikannya.

“Kami yang kuliah, memang nantinya akan terjun langsung ke masyarakat. Itulah yang melatar belakangi kami untuk memanfaatkan momen ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Talang Mengkenang Kecamatan Pajar Bulan,  Hendri Alamsyah mengaku, bahwa pihaknya sangat terbantu atas adanya mahasiswa KKN di desa mereka.

“Kami harap, mereka bisa lulus dengan baik, dan mengimplementasikan ilmunya ditengah masyarakat. Serta apa yang menjadi pengalaman bagi mereka nanti dapat diterapkan ketengah tengah masyarakat, ” kata Hendri Alamsyah. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 − five =