Mahasiswa IAIN Pontianak Ikuti Workshop Cek Fakta

Pontianak, jurnalsumatra.com – Sebanyak 50 mahasiswa jurusan Jurnalistik dari Prodi KPI FUAD IAIN Pontianak mengikuti Workshop Cek Fakta yang digelar Panitia Sarasehan dan Musyawarah Alumni KPI bekerjasama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Barat.

  Ketua Panitia Sarasehan dan Musyawarah Alumni KPI Habibi, Senin, berharap peserta bisa mengikuti pemateri dari Cekfakta Rendra Oxtora dan mampu mengaplikasikannya dalam mengecek suatu kebenaran informasi yang didapat.

  Makanya, kegiatan ini sayang jika dilewatkan. Karena jarang ada pelatihan Cekfakta,” kata Habibi di Pontianak.

  Sementara itu, Ketua AMSI Kalbar Kundori dalam sambutannya mengajak mahasiswa untuk membantu memberi literasi kepada masyarakat untuk menangkal berita bohong atau hoaks.

  “Nah, salah satunya mahasiswa harus bisa mendeteksi dan verifikasi sebuah berita yang selama ini marak di media sosial dengan cara Cekfakta,” kata Kundori yang juga alumni KPI Angkatan 2001 ini.

  AMSI menyiapkan program cek fakta di 18 provinsi terkait pelaksanaan pemilu kepala daerah serentak tahun 2020 sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar pesta demokrasi tersebut berlangsung secara fair dan demokratis.

  “Harapannya dari adanya cek fakta agar pemilu mendatang dapat berlangsung secara lebih berkualitas, sehingga masyarakat selaku pemilih mempunyai pilihan yang lebih realistis sesuai data dan fakta yang ada,” katanya.

  Usai acara pelatihan dibentuk Club Mahasiswa Cek Fakta. Acara Pelatihan didukung LKBN Antara dalam rangka ulang tahun ke 82 Tahun.

  Sementara itu, Kepala LKBN Antara biro Kalimantan Barat Teguh Imam Wibowo mengatakan, Antara sebagai kantor berita resmi Indonesia memandang perlu pelibatan banyak pihak dalam mencegah hoaks, salah satunya dari kalangan mahasiswa.

  “Partisipasi dari LKBN Antara dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dalam mencegah disinformasi dan misinformasi di kalangan mahasiswa. Mahasiswa perlu terus diberi pemahaman agar dapat menjadi salah satu agen pencegah disinformasi atau misinformasi,” kata dia.

  Ia menambahkan dukungan terhadap kegiatan itu juga bagian dari rangkaian HUT ke-82 Antara yang jatuh pada 13 Desember mendatang.(anjas)