Makna Study Banding

Oleh: Lubis Rahman
Wartawan Jurnalsumatra
PWI Banyuasin dibawah kepempinan Diding Karnadi melakukan study banding ke PWI Provinsi Lampung
selama tiga hari 26 November sampai 28 November 2019. Tujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman dalam kegiatan sebagai insan jurnalis.


Studi banding bukan jauh tempatnya,  akan tetapi bagaimana memaknai study banding itu sendiri buat bekal kedepan sebagai wartawan yang profesional.
Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan pwrkembangan dan kemajuan PWI Banyuasin kedepan.
Pengertian dari studi banding itu sendiri adalah sebuah konsep belajar yang dilakukan di lokasi dan lingkungan berbeda yang merupakan kegiatan yang lazim dilakukan untuk  peningkatan mutu, menambah wawasan bagi wartawan itu sendiri.
Kegiatan studi banding dilakukan oleh kelompok kepentingan untuk mengunjungi atau menemui obyek tertentu yang sudah disiapkan dan berlangsung dalam waktu relatif singkat.
Intinya dalam study banding  untuk membandingkan kondisi obyek studi di tempat lain dengan kondisi yang ada di tempat sendiri. Hasilnya berupa pengumpulah data dan informasi sebagai bahan acuan dalam perumusan konsep yang diinginkan.
Sebelum melakukan study banding terlebih dahulu  melakukan tinjauan dan evaluasi internal, mengenai mana saja yang akan dikembangkan dan dinaikan progresnya. Setelah itu dibuat draft list sesuai dengan agenda yang ditentukan.
Tujuan utama melakukan studi banding nantinya adalah menggali sebanyak mungkin informasi yang didapat scara teknis real dan empiris. Untuk dijadikan barometer dan pembanding yang kemudian masuk untuk menemukan sebuah pembaharuan yang aplikatif, baik untuk plan ke depan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Tujuan dari studi banding paling tidak akan didapat. Pertama menambah wawasan kita tentang tempat lain, dua untuk menimba pengalaman baru di ditempat lain, tiga
untuk membandingkan tempat kita dengan tempat lain dan empat untuk menambah cakrawala berfikir kita.
Selain melakukan study banding,  rombongan PWI Banyuasin mengunjungi objek wisata Pantai Mutun dan melihat potensi wisata yang dapat dikembangkan di Kabupaten Banyuasin.
Setelah PWI Banyuasin melakukan study banding ke PWI Provinsi Lampung, PWI Lampung juga berkenan melakukan study banding dan  sekaligus dapat bersilaturahim dengan PWI Banyuasin.  Karena Banyuasin memiliki objek wisata yang tak kalah serunya dari daerah lain seperti objek wisata Taman Nsional (TN)  Sembilang dengan burung migran Siberianya.(BIS)