Mantan Bupati HST Ajukan Praperadilan

     Barabai, jurnalsumatra.com  – Mantan Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Harun Nurasid mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Barabai terkait penetapan status tersangka pada kasus dugaan korupsi.
Menurut Wakil Ketua Pengadilan Negeri Barabai Reza Pratama di Barabai,  Selasa, surat permohonan gugatan praperadilan dari Harun sudah diterima 2 Mei 2018.
“Pihak Harun memperadilkan sah atau tidaknya penetapan tersangka termasuk  keabsahan surat perintah penyidikan,” kata Reza.

Mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) periode 2010-2015 ini ditetapkan sebagai tersangka pada Mei 2017 pada kasus dugaan korupsi pembangunan ruang  kelas baru di SMK Al Hidayah Haruyan.
Sementara itu proses persidangan kasus dugaan korupsi senilai Rp1,7 miliar mulai dilaksanakan hari ini dengan agenda mendengarkan jawaban  dari pihak pemohon.
Menurut Reza, sidang lanjutan akan digelar Rabu (16/5) dengan agenda  replik (pihak  penggugat menjawab kembali jawaban yang disampaikan tergugat) dari pemohon dan  besoknya pihak pemohon harus menyerahkan alat bukti.
Sementara itu disinggung masalah siapa yang menang di praperadilan, Reza  mengungkapkan PN Barabai senantiasa bekerja secara profesional sesuai fakta-fakta yang disampaikan.
“Untuk praperadilan ini kita hanya  membahas  terkait prosedur penetapan tersangkanya,” kata Reza.(anjas)

Leave a Reply