Masuki Masa Tenang Panwascam Ngampilan Bersihkan APK


Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Memasuki masa tenang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Ngampilan didukung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Yogyakarta, Polresta Yogyakarta, Polsek Ngampilan dan Satpol PP Kecamatan Ngampilan melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) di sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Ngampilan Yogyakarta pada Minggu, 14 April 2019 pukul 00.30 WIB.

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta Tri Agus Inharto mengatakan, Bawaslu Kota Yogyakarta bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY dan Satpol PP Yogyakarta mulai membersihkan APK Caleg dan Capres di jalan protokol Kota Yogyakarta. “Kali pertama kami menertibkan dan membersihkan di wilayah Kecamatan Ngampilan dan Kecamatan Gondomanan,” kata Tri Agus Inharto.

Mengawali pembersihan APK itu dilakukan apel siaga untuk pengawasan pemilihan umum di halaman Kecamatan Ngampilan. 

“Kita akan menyasar semua ruas jalan untuk membersihkan APK. Kita juga sudah minta parpol untuk membersihkan sendiri APK para calegnya,” tegas Anne Rochmawati, SE, Komisioner Panwaslu Kecamatan Ngampilan.

Bagi Anne, masa tenang sudah dimulai. “Artinya tidak ada lagi kampanye dalam bentuk apa pun,” jelasnya.

Menurut Anne, Panwascam Ngampilan sudah ada komitmen untuk membersihkan APK-APK yang merupakan sisa dari pembersihan yang dilakukan partai politik itu sendiri.

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta Tri Agus Inharto, memasuki masa tenang tidak boleh ada lagi kampanye dalam bentuk apapun. “Termasuk alat peraga kampanye,” tandasnya.

Namun, jika pada tanggal 14 April 2019 masih ada yang tersisa, Bawaslu Kota Yogyakarta sudah siap dengan instansi terkait untuk turun secara bersama menertibkan dan membersihkan APK di lapangan.

Selain penertiban, pihaknya juga akan memberikan peringatan tertulis kepada yang masih melanggar.

“Sekarang, kita harus menghadapkan semua peserta Pemilu untuk taat pada aturan yang ada,” kata Agus.

Kasatpol PP DIY Drs Noviar Rahmad, M.Si berharap adanya partisipasi masyarakat dan media untuk turut mengawasi di masa tenang. 

Ia meminta kepada masyarakat jika menemukan dugaan pelanggaran Pemilu agar segera melapor ke Bawaslu Kota Yogyakarta.

Menurut Noviar, sejumlah APK yang dibersihkan dari ruang publik itu akan dikumpulkan dan didata. Dan APK itu akan dibawa ke Satpol PP DIY Jl Janti Yogyakarta.

“Ini akan kita rapikan. Bagi pasangan calon presiden ataupun caleg yang mau ambil, kita persilakan. Bisa diambil di kantor Satpol PP DIY,” katanya.

Dikatakan Noviar, APK yang dikumpulkan itu tidak akan dibuang. “Jadi kita tunggu, bagi yang merasa memiliki silakan ambil. Ini tidak akan kita buang. Kita persilakan bagi pemiliknya untuk yang mau mengambil. Pokoknya akan kita amankan,” katanya.

Dari pantauan Panwascam Ngampilan, Minggu (14/4/2019) pukul 01.30 WIB, pembersihan APK itu mulai dari poster, spanduk hingga baliho yang berada di Jl Tamansari, Jl Wakhid Hasyim, Jl H Agus Salim, Jl Gerjen, Jl KHA Dahlan, Jl Letjen Suprapto Ngampilan, dan Jl Bhayangkara Ngupasan. (Affan)