Masyarakat Desa Baru Pasaman Barat Harapkan SMA

     Simpang Empat, Sumbar, jurnalsumatra.com – Masyarakat Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan pemerintah membaNgunkan SMA Negeri di daerah itu.
“Benar, sebagai daerah perbatasan Sumbar dengan Sumut kebaradaan SMA sangat diharapkan karena banyak masyarakat sekolah keluar kampung,” kata  salah seorang masyarakat, Dayat (37) di Simpang Empat, Rabu (24/1).
kewenangan SMA saat ini berada di Pemerintah Provinsi bukan di kabupaten lagi sehingga diharapkan Pemprov Sumbar memperhatikan keinginan masyarakat ini.
Wali Nagari (kepala desa) Desa Baru, Hendro Wardi mengatakan di sekitar nagarinya terdapat lima sekolah tingkat SMP sederajat. Sedangkan untuk sekolah lanjutan setingkat SMA tidak ada.
Hal itu mengakibatkan anak-anak terpaksa sekolah jauh bahkan menumpang ke provinsi tetangga Kabupaten Mandailing Natal Sumut.
“Menyikapi hal itu masyarakat sepakat menyerahkan lahan dan membuat proposal pendirian SMA ke Pemprov Sumbar. Tentu pembangunan fisiknya pemerintah yang sediakan,” katanya.
Menurutnya saat ini masyarakat secara bersama-sama sudah membersihkan lahan untuk lokasi pembangunan SMA.

     Mereka berharap pada tahun 2018 ini sekolah tingkat SMA di daerah tersebut bisa berdiri dan memberikan pendidikan layak kepada anak-anak.
Ia menilai kehadiran SMA Negeri di Desa Baru sangat mendesak seiring semakin banyaknya siswa tamatan SMP sedarajat yang harus sekolah ke luar daerah.
Bahkan siswa harus menempuh jarak yang cukup jauh dan biaya yang sangat besar menuju pusat Kecamatan Ranah Batahan sehingga membuat sejumlah siswa yang berekonomi lemah putus sekolah.
Saat ini masyarakat sekitar mengaku sudah menyerahkan lahan untuk bangunan sekolah dan membuat permohonan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar dan Kementrian Pendidikan di Jakarta/ untuk membangun SMA.
Sementara itu salah seorang anggota DPRD Sumbar daerah pemilihan Pasaman Barat, Amora Lubis mengaku sudah berupaya keras untuk menyampaikan aspirasi masyarakat untuk mewujudkan SMA di Desa Baru.
Salah satu caranya dengan mengawal rencana pembangunan SMA yang direncanakan akan dimulai dan beroperasi pada tahun 2018.
“Mudah-mudahan segera terealisasi untuk pembangunan SMA sehingga anak-anak setempat bisa memperoleh pendidikan yang layak,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 18 =