Masyarakat Sanga Desa Sambut Dodi Dengan AC

Muba, Sumsel, jurnalsumatra.com – Ratusan masyarakat Kecamatan Sanga Desa memadati lapangan disekitar kantor Camat Sanga Desa menyambut kedatangan Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex Noerdin Selasa (30/1/2018) siang

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini dalam rangkaian kunjungan kerja dan silaturahmi. Rupanya mengundang antusias warga dan Tokoh Masyarakat Sanga Desa untuk curhatan.

“Gara-gara Bupati pak Dodi inilah warga Sanga Desa ini sekarang jadi lebih suka membeli AC daripada kipas angin, saat ini warga berbondong-bondong membeli AC,” ujar Tokoh Masyarakat Sanga Desa sekaligus Wakil Ketua DPRD Muba, Jon Kenedi.

Dikatakan, penyebab warga Sanga Desa ini memborong AC, semenjak distribusi listrik stabil, sehingga warga lebih memilih untuk membeli AC daripada kipas angin.

“Pokoknya sejak Dodi jadi Bupati, Alhamdulillah listrik stabil dan tidak lagi padam, oleh karena itu warga lebih suka membeli AC daripada kipas angin,” ungkapnya.

Tidak hanya persoalan listrik saja, lanjutnya, saat ini pembenahan jalan dan infrastruktur lainnya di Muba khususnya di Kecamatan Sanga Desa perlahan sudah dituntaskan oleh Pemkab Muba melalui komando Bupati Dodi Reza Alex Noerdin.

“Kalau pembenahan infrastruktur konsisten dilakukan seperti ini, saya yakin tidak meski menunggu dua tahun pak Bupati menyelesaikannya, mungkin hanya satu tahun sudah selesai dan tuntas,” harapnya.

Camat Sanga Desa, Irwan Sazili menuturkan saat ini warga Sanga Desa sangat senang dengan pembenahan infrastruktur di Muba khususnya di Kecamatan Sanga Desa. “Yang jelas saat ini listrik dan air bersih sudah sepenuhnya dinikmati dengan maksimal oleh warga,” terangnya.

Sementara dalam pidatonya, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan, bahwa  pembenahan infrastruktur akan terus dilakukan dan tidak akan terhenti. “Bertahap, saya bersama jajaran Pemkab Muba akan terus membenahi infrastruktur,” urainya.

Dodi menambahkan, Kecamatan Sanga Desa merupakan daerah perbatasan antara Muba dengan Mura, oleh sebab itu akan terus dibenahi. “Ini Kecamatan perbatasan, jadi harus terus dibenahi untuk menjadi pendongkrak perekonomian masyarakat Muba,” pungkasnya. (Rafik Elyas)

Leave a Reply