Mawardi Mundur Atau Dikeluarkan Dari Golkar

Palembang, jurnalsumatra.com – Ketua DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan pada sejumlah wartawan seusai penyerahan Surat Keputusan untuk Dodi Reza maju dalam pencalonan gubernur sumsel 2018, Mawardi silakan mundur dari partai Golkar atau dikeluarkan bila tetap bersikukuh maju sebagai calon wakil gubernur, Selasa (31/10/2017)/

“Terhitung sejak SK dikeluarkan DPP, maka tidak ada lagi kader yang diperbolehkan. Tapi Golkar tidak menutup ruang, karena ini adalah hak asasi dan demokrasi bagi kader yang tetap ngotot nyalon. Ya silahkan saja kalau mau maju namun harus mundur dari Partai Golkar,” tegasnya.

Nurdin Halid menuturkan, jika kader tersebut tetap mencalonkan diri, maka DPP akan memberikan surat teguran untuk meminta kader tersebut  mundur. Kalau masih tetap tidak mau mundur, maka dalam AD/RT partai akan mengeluarkan surat pemecatan. “ini sudah diatur dalam aturan partai, oleh karena itu kita minta kepada kader yang maju untuk segera mundur dari Golkar,” tuturnya.

Mawardi Yahya selain Ketua DPD Golkar kabupaten Ogan Ilir juga kakak kandung Ketua DPD Golkar Prabumulih sekaligus Walikota Prabumulih.

Selain itu Mawardi Yahya juga Kader Golkar Paling Senior di Sumsel yang masih menguasai Massa di wilayah Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir sampai pinggiran Kabupaten Muaraenim. (kek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + 13 =