Mengaku Membenarkan Kabel Samsuri Curi Kabel Lampu Jalan

Muba, jurnalsumatra.com – Kapolsek Sanga Desa IPTU SUVENTRI, SH menyebut, pelaku pencurian kabel penerangan lampu jalan yang terjadi dijalan Sekayu – Lubuk Linggau tepatnya didusun I Desa Keban II Kecamatan Sanga desa Muba Banyuasin (Muba),  merupakan pecatan honorer disalah satu dinas yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)

Sementara pelaku yang bernama SAMSURI (39) ini melancarkan aksinya pada selasa (14/07/2020) pukul 02.00 wib. 


“Pelaku ini tinggal di wilayah desa Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, dia kepergok warga dan ditangkap sehingga kita jemput di TKP. Dia ini mantan pecatan honorer tempatnya bekerja”Ujar Kapolsek Sanga Desa mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, SH saat dikonfirmasi, Kamis (16/07/2020). 


Menurut Suventri, pelaku yang sudah merencanakan aksinya langsung terlebih dahulu melemparkan tali nilon dengan ujung yang ada pemberat (besi) hingga tali nilon tersebut melewati kabel lampu. kemudian pelaku menarik tali nilon sehingga kabel mengedor kebawah setinggi pelaku. Disaat itulah pelaku leluasa memotong kabel penerangan lampu jalan raringan tegangan rendah (JTR) LVTC sepanjang 266 meter dengan menggunakan tang besi (tang ragum) hingga kabel tersebut terpotong menjadi 2(dua) bagian.

“Saat hendak membawa hasil curian yang sudah digulung nya, pelaku ini di pergoki warga namun ia mengaku sedang bekerja membenarkan kabel. Karena melihat pelaku menggunakan baju seragam akhirnya di persilahkan pergi. 30 menit kemudian pelaku ini datang lagi ke TKP hendak mengambil barang curian. Warga yang sudah mencurigai kali ini langsung ditangkap dan diserahkan ke kita” Tambah nya.

Lanjutnya, dari aksi pencurian yang dilakukan pelaku, polisi akhirnya mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah tali nilon ukuran 4 in, 10 gulung kecil karet ban warna hitam, 3 buah gulungan tali nilon warna hijau, 1 buah gulungan tali nilon warna biru, 1 tas sandang warna coklat, 1 unit sepeda motor Yamaha merk Jupiter Z. Dan akibat perbuatannya, Samsuri dijerat Pasal 363 ayat (1) ke- 5 subsider pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun.

“Pelaku diancam hukuman penjara sembilan tahun atas perbuatannya ,” Tegas suven. (Rafik elyas).