Menlu RI-Singapura Bahas Kemajuan Kerja Sama Bilateral

   Jakarta, jurnalsumatra.com – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu untuk membahas kemajuan kerja sama kedua negara.
Agenda kunjungan Menlu Singapura ke Indonesia adalah untuk membahas sejauh mana kemajuan yang sudah dicapai kedua negara dalam konteks kerja sama bilateral setelah pertemuan pemimpin kedua negara tahun lalu.
“Kita melihat bahwa ini adalah salah kerjasama bilateral yang betul-betul terukur,” kata Menlu Retno setelah menerima Menlu Singapura.
Retno mengungkapkan sejumlah kemajuan yang signifikan dalam kerja sama kedua negara antara lain sudah disusunnya draf perjanjian pajak berganda (Double Taxation Agreement) dan dijadwalkannya negosiasi untuk membahas draf tersebut pada awal tahun ini.
Kedua menlu juga membahas kemajuan proyek Kawasan Industri Kendal.
Selain membangun kawasan industri tersebut, Pemerintah Indonesia dan Singapura juga berkomitmen untuk membangun politeknik, yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 77 persen, di KIK.
Menlu Retno mengatakan bahwa jumlah perusahaan yang menempati Kawasan Industri Kendal semakin bertambah, hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 36 perusahaan menempati KIK.

Selain itu dibahas juga mengenai kerjasama di bidang pariwisata khususnya wisata kapal pesiar.
Indonesia dan Singapura sudah meresmikan rute kapal pesiar Genting Dream dari Singapura-Surabaya-Bali pada 10 Desember 2017.
Kedua pemerintah saat ini juga sedang mengembangkan kerjasama antara Pelindo III dengan salah satu perusahaan Singapura untuk membangun marina di Banyuwangi.
Kedua negara juga mempunyai kerjasama pendidikan bagi pemandu kapal pesiar.
Di bidang ekonomi digital, Indonesia dan Malaysia sedang membangun “digital bride” Indonesia-Singapura di Batam dan direncanakan akan diluncurkan pada pertengahan Maret tahun ini.
Kedua menlu juga membahas rencana pertemuan antara Presiden RI dan PM Singapura karena tahun ini adalah tugas dari Indonesia untuk menjadi tuan rumah pertemuan kedua pemimpin negara tersebut.
Sementara itu Duta Besar RI untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya menambahkan bahwa dalam upaya mepromosikan program pemerintah destinasi wisata 10 Bali Baru, telah dibuka penerbangan langsung dari Singapura ke Silangit (Danau Toba).
Saat ini pemerintah juga sedang menjajaki penerbangan langsung Singapura-Bitung.
“Jadi bukan hanya mendatangkan pariwisata tapi juga investasi,” kata Dubes Swajaya.
Di bidang investasi, Indonesia dan Singapura akan membahas negosiasi untuk “bilateral investment treaty” di Yogyakarta 27-28 Februari tahun ini.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =