Mental Atlet Muda Diuji Di Sirnas Purwokerto

    Lembang, jurnalsumatra.com – Mental atlet muda PB Djarum yang baru saja menyelesaikan pembinaan karakter di Zona 235 Cikole, Lembang, Jawa Barat, Selasa akan langsung diuji pada kejuaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) di Purwokerto, Jawa Tengah, 12-17 Maret.
“80 persen atlet muda yang mengikuti pembinaan mental dan karakter disini akan kami turunkan. Ada waktu dua pekan untuk menyiapkan mereka,” kata manajer tim PB Djarum Fung Permadi di sela “Outbond” PB Djarum 2018.
Setelah menjalani pembinaan karakter dan metal di Cikole, semua atlet muda berjumlah 67 anak diharapkan mampu mengaplikasikan apa yang didapat pada latihan maupun saat turun pada sebuah turnamen, baik level nasional maupun internasional.
Disiplin, kata Fung Permadi merupakan salah satu hal yang harus bisa diaplikasikan selama menjalani pemusatan latihan di Kudus, Jawa Tengah mengingat selama ini banyak yang belum menjalankan.
“Kita melihat ada kesulitan mengikuti instruksi. Tapi seiring berjalannya waktu mereka mulai bisa memahami. Ini baik sekali karena akan bisa terus merasakan kedisiplinan termasuk di Kudus nanti,” ujarnya, menambahkan.

Mantan atlet bulu tangkis handal ini menjelaskan, kemampuan atlet muda selama menjalani pembinaan karakter ini dipantau oleh jajaran pelatih. Dengan demikian, apa yang bakal diaplikasi di pelatihan juga sudah disiapkan berdasarkan masukan dari tim.
Selama di Zona 235, atlet muda PB Djarum ini digembleng dengan sistem militer. Mereka juga harus menjalankan semua permainan yang disiapkan. Tidurpun juga tidak bisa karena harus di barak. Begitu juga dengan makanan yang dikonsumi selama kegiatan.
Pada sesi terakhir setelah melakukan permainan paintball, para atlet muda ini disuguhi dengan ransum yang biasa di makan oleh TNI saat menjalankan tugas. Mereka dituntut menghabiskan makanya dalam kaleng tersebut meski terlihat banyak yang kurang bernafsu.
Sementara itu, Program Manajer Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan mengatakan program pembinaan mental dan karakter melalui Outbond PB Djarum 2018 inputnya cukup bagus. Pihaknya berharap apa yang didapat bisa diaplikasikan.
“Setelah ini mereka akan langsung kembali ke Kudus dan berlatih. Berikutnya gelombang kedua yang merupakan atlet dibawah usia 15 tahun akan melakukan hal yang sama 25-27 Februari,” tuturnya.(anjas)

Leave a Reply