Mertua Bunuh Menantu

Muba, jurnalsumatra.com – Isak tangis pihak keluarga mewarnai prosesi pemakaman Arifin Siregar alias Living (32) warga dusun 4 desa Air Putih Ilir Kecamatan Plakat Tinggi Musi Banyuasin (Muba) yang meninggal dunia akibat dianiaya oleh Cik Amat (54) yang merupakan mertuanya sendiri, Jumat (13/9/2019) sekira pukul 11.00 wib.

Sementara mendapati laporan kejadian tersebut Kapolsek Plakat tinggi Iptu Teguh Hidayat SH, beserta anggota langsung mendatangi TKP dan membawa korban kepuskesmas C3 Cinta Karya (C3), namun sayangnya korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka tusuk dibagian dada, punggung serta tangan yang dideritanya.

Peristiwa berdarah itu diduga akibat ketersinggungan pelaku dengan ucapan korban yang akan menceraikan anaknya serta akan membakar mobil yang diduga dibeli pelaku yang digunakan oleh korban.

Mendengar ucapan tersebut kemudian pelaku emosi dan mendatangi korban yang mana antara rumah korban dan pelaku saling berhadapan, hingga terjadilah peristiwa pembunuhan dan usai melakukan pembunuhan tersebut, pelaku langsung melarikan diri, sebagai mana yang dituturkan oleh Kapolres Muba Akbp.Yuddhi surya Markus Pinem, Sik, melalui Kapolsek Plakat Tinggi Iptu Teguh Hidayat,S.H.

“Selang beberapa jam usai kejadian sekira pukul 16.00 wib pelaku berhasil kita amankan di SP 5 kec. Plakat tinggi dan menyita sebilah pisau  dengan panjang ±20 cm bergagang kayu warna kuning yang digunakan pelaku dalam kejadian tersebut.

Saat ini pelaku sudah kita amankan dan terhadap pelaku akan kita jerat dengan pasal Pasal 338  KUHPidana dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang Tindak pidana Barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dan atau penganiayaan mengakibatkan mati dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.”Ujar Kapolsek. Rafik elyas)