Minat Masyarakat Temanggung Terhadap Beras OP Tinggi

     Temanggung, jurnalsumatra.com – Minat masyarakat Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah membeli beras kualitas medium pada operasi pasar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Temanggung bekerja sama dengan Bulog Subdivre Kedu cukup tinggi, kata Kepala Disperindagkop dan UMKM setempat, Rony Nurhastuti.
Rony di Temanggung, Kamis, mengatakan dengan tingginya minat masyarakat tersebut jadwal penyelenggaraan operasi pasar (OP) beras akan ditambah lagi.
“Sebenarnya jadwal OP beras hanya berlangsung selama tiga hari pada 24,25 dan 26 Januari 2018 di enam titik, namun karena animo masyarakat cukup tinggi, maka kami akan menjadwalkan kembali pada minggu depan,” katanya pada pelaksanaan OP beras di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung.
Ia menyebutkan dalam pelaksanaan OP di Pasar Tretep pada Rabu (24/1), dari persediaan 5,5 ton beras habis dalam kurun waktu sekitar dua jam dan untuk memenuhi permintaan masyarakatmaka ditambah lagi menjadi 22 ton.

Ia menuturkan pada OP di Pasar Kliwon Rejo Amertani ini disediakan sebanyak 5,5 ton beras medium dengan harga Rp9.000 per kilogramnya, habis terjual dalam waktu sekitar satu jam.
“Kami merencanakan akan melaksanakan OP beras lagi di wilayah kota Temanggung pada Rabu (31/1),” katanya.
Menurut dia saat operasi pasar di Pasar Batok, Kecamatan Wonoboyo pada Rabu (24/1) animo masyarakat setempat tidak sebanyak di Kecamatan Tretep dan Kecamatan Temanggung, dari 5,5 ton beras medium yang disediakan hanya terjual 3,5 ton.
“Kecilnya animo masyarakat Wonoboyo untuk membeli beras OP, karena sebagian besar masyarakat setempat  mengkonsumsi beras jagung,” katanya.
Ia mengatakan OP beras medium bertujuan untuk menekan tingginya harga beras di pasaran dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Gudang Bulog Bengkal, Temanggung, Iksan Karisma Permana mengatakan siap mendukung program dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung.
“Persediaan beras di gudang Bulog Bengkal, Kabupaten Temanggung saat ini sekitar 1.700 ton dan cukup untuk persediaan pangan selama tiga bulan ke depan,” katanya.(anjas)

Leave a Reply