Minibus Terjun Kejurang Puluhan Meter

Lahat, jurnalsumatra.com – Kecelakaan dalam berlalu lintas (Lakalantas) yang nyaris menelan korban jiwa kembali terjadi. Laka kali ini, diduga mengelakkan kendaraan L 300 yang melintas dari depan, membuat Minibus Panther terjun bebas kedalam jurang sedalam lebih kurang 50 meter.

Namun, sebelum masuk kejurang puluhan meter tersebut, mobil Isuzu Panther Touring keluaran dari Mitsubishi berwarna hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) B 1874 POD yang dikendarai Hendro Lukito (40) yang berjalan dari arah Lahat menuju kearah Kecamatan Kikim itu, terlebih dahulu menabrak pagar besi pembatas jalan.

Peristiwa yang menarik perhatian warga sekitar TKP itu, terjadi pada Rabu (20/05/2020) sekitar pukul 12.30 WIB dengan lokasi Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Kelurahan Pagar Agung Kabupaten Lahat.

“Nah, setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga menghindari kendaraan yang berjalan dari arah berlawanan sehingga selip dan hilang kendali  berjalan ke kiri. Lalu, menabrak besi pembatas Jalinsum tak jauh dari Dodikjur Lahat dan terjun kedalam jurang kurang lebih 50 meteran,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA didampingi Kasat Lantas Rio Artha Luwih SH SIK MSi disampaikan Kanit Lakalantas IPTU Amrin Prabu, (20/05/2020)

Akibat dari kejadian itu, sambung Amrin, untuk mobil Isuzu Panther Touring mengalami rusak berat dibagian kabin depan. Sedangkan sipengendara beruntung dapat selamat, dan tidak mengalami luka.

“Kalau melihat kondisi kendaraan cukup parah. Namun, beruntung sang Sopir mobil Minibus tidak mengalami luka. Kini, kendaraannya sedang kita lakukan proses evakuasi. Guna menarik kendaraan tersebut, bisa sampai keatas jalan lagi,” pungkas Amrin.

Sementara, korban Hendro Lukito menuturkan, dirinya tidak menyangka adanya insiden tersebut. “Saat dilokasi kejadian, mobil L 300 itu, datang dari arah berlawanan. Untuk menghindarkan tabrakan atau senggolan, saya langsung banting setir kekiri, hingga, saya harus menghantam besi pembatas jalan,” cerita Hendro Lukita dengan nada terpata pata.

Diakuinya, saat mobil yang dikendarainya terjatuh kejurang yang cukup dalam ini. Tiba-tiba mobilnya menggenai bambu dan terguling. Lantas dirinya terpental keluar dari mobil tersebut.

“Alhamdulillah, semua ini mukzijat dari Allah SWT yang telah membantu saya atas insiden ini. Hanya sedikit mengalami pusing dibagian kepala saja,” katanya. (Din)