Murad Pertegas Tidak Khianati Hendrik Lewerissa

     Ambon, jurnalsumatra.com – Bakal calon (Balon) Gubernur Maluku, Murad Ismael mempertegas tidak ada niat sedikit pun mengkhianati Ketua DPD Partai Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa dalam proses Pilkada 2018.
“Saya dan Hendrik telah berproses lama. Bahkan, rekomendasi telah ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Hanya saja, Tuhan Yang Maha Kuasa memutuskan lain dan Hendrik dengan jiwa besar menerimanya,” kata Murad, di Ambon, Selasa.
Murad yang Komandan Korps Brimob itu direkomendasikan PDI Perjuangan, Nasdem, Partai  Hanura, PKB, PKPI  PPP dengan Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas Orno yang keterwakilannya 27 dari 45 legislator Maluku.
Dia mengemukakan, Prabowo menerbitkan rekomendasi itu berdasarkan hasil pengecekan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri.
“Saya saat ditanya putri Proklamator RI, Soekarno menyatakan memprioritaskan pilihan Wagub buat Hendrik, selanjutnya disampaikan kepada Probowo dan menerbitkan rekomendasi,” ujar Murad.
Dia menyatakan, sempat meminta rekomendasi jangan diterbitkan dahulu sambil menunggu keputusan PDI Perjuangan.
“Syukurlah setelah PDI Perjuangan memutuskan Balon Wagub adalah Barnabas Orno ternyata diterima dengan lapang dada oleh Hendrik yang menunjukkan jiwa besar sebagai seorang politikus,” kata Murad.
Karena itu, kesepakatan dengan Hendrik dipegang teguh bila terpilih menjadi Gubernur Maluku periode 2018 – 2023.

     “Saya tidak perlu membuka kesepakatan tersebut. Pastinya, Partai Gerindra yang saat ini menempatkan lima kadernya di DPRD Maluku harus lebih besar,” ujar Murad.
Dia menjamin, jaringannya dengan investor, anggota kabinet maupun Presiden, Joko Widodo akan dimanfaatkan untuk membangun Maluku dengan tujuan menyejahterakan masyarakat.
“Rasanya sejak 2011 hingga saat ini Maluku masih terpuruk dengan indikasi termiskin keempat di Tanah Air. Padahal, memiliki aneka potensi SDA melimpah dan bernilai ekonomis sehingga bila diperkenankan Tuhan Yang Maha Kuasa, maka lima tahun kemiskinan Maluku harus masuk 17 besar,” kata Murad.
Dia juga menyinggung alasan sehingga meletakkan jabatan Komandan Korps Brimob dan peluang meraih bintang tiga karena terpanggil untuk membangun Maluku.
“Khan masih dua tahun lagi baru pensiun. Hanya, pengabdian untuk membangun Maluku merupakan panggilan hati yang diwujudkan dengan mengikuti Pilkada berpasangan dengan Barnabas Orno,” tandas Murad.
Catatan Antara, petahana Gubernur Maluku Said Assagaff dan Bupati Maluku Tenggara Anderias Rentanubun diusung Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS masing-masing dengan enam kursi.
Pasangan melalui jalur perseorangan, Herman Koedoeboen – Abdullah Vanath dengan jargon “HEBAT” saat ini sedang menjalani verifikasi faktual oleh KPU Maluku dengan persyaratan minimal dukungan harus 122.895 orang.(anjas)

Leave a Reply