Musim Hujan Pemukiman Warga Pagaralam Alami Longsor

PAGARALAM, Sumsel, jurnalsumatra.com – Hujan deras yang melanda Kota Pagaralam dalam satu bulan terakhir ini, menyebabkan sejumlah titik pemukiman warga mulai terjadi longsor khususnya di Komplek Perumahan PU, Kelurahan Pagaralam Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam. Demikian pantauan, Senin (12/3).

Dodi warga setempat mengatakan, longsor terjadi begitu cepat akibat tanah yang diduga melunak dari hujan lebat dengan durasi yang cukup lama lama, Hujan semalaman hingga siang hari, membuat tanah di bibir teras rumah Dodi mengalami longsor setinggi sekitar 15 meter dan lebar lebih dari 20 meter. Akibatnya, rumah terancam roboh karena bagian ujung teras sudah menggantung.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB, saat itu hujan deras dari malam hari. Terdengan suara gemuruh dan tebing sudah longsor tepat di sudut teras,” kata dia.

Ditambahkanya, sejak dibangun 35 tahun lalu, sudah dua kali terjadi longsor, namun saat ini paling parah.

“Saat ini, dinding belum dipasang penahan. Sementara masih kita carikan bambu untuk penahan sementara. Memang untuk pemasangan tembok penahan, biaya cukup besar, Kami mengharapkan bantuan agar setidaknya longsor tidak lebih dalam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Pagaralam Herawadi mengimbau, agar warga waspada dalam cuaca yang tidak menentu. Dia mengajak warga untuk menanam pohon di bantaran sungai, atau di kawasan tanah yang miring untuk mencegah terjadinya longsor.

“Memang sering terjadi hujan, diharapkan agar warga berhati-hati. Kami menghimbau warga menanam pohon sebagai penahan tanah, agar tanah tidak tergerus, terutama yang berada ditepi sungai dan di tanah yang miring dan berjurang,” pungkas dia. (Van)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − eight =