Muskerkot PMI Denpasar Evaluasi Program Kerja

     Denpasar, jurnalsumatra.com – Kegiatan Musyawarah Kerja Kota (Muskerkot) VII Palang Merah Indonesia Kota Denpasar, Bali, untuk melakukan evaluasi kegiatan yang sudah dicapai sesuai dengan program kerja.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa saat pembukaan kegiatan tersebut di Denpasar, Kamis, mengatakan kegiatan Muskerkot menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, dan membuat perencanaan kegiatan untuk tahun 2018.
“Kegiatan Muskerkot Palang Merah Indonesia (PMI) Denpasar sangat penting dalam mengevaluasi kegiatan yang sudah dikerjakan tahun sebelumnya. Dan pertemuan ini juga diharapkan dapat membuat program kerja sesuai dengan kebutuhan daerah ke depannya,” ujarnya.
Joni Ariwibawa mengharapkan juga pembentukan kader-kader relawan kemanusiaan dalam upaya mendukung program kerja, salah satu kegiatan kesiapsiagaan berkaitan dengan tugas PMI.
Ia mengatakan keberadaan PMI lewat peran aktifnya masih sangat dibutuhkan dalam hal penanggulangan bencana dan donor darah. Di samping itu permasalahan sosial yang berimplikasi munculnya berbagai dampak yang dapat menggangu harmoni kehidupan masyarakat dengan ketersediaan kader relawan perlu selalu dibentuk dan dibina.
Dikatakan, peningkatan kader relawan tersebut dapat merangkul peran serta para remaja seperti Palang Merah Remaja (PMR), kalangan mahasiswa melalui Korp Sukarela (KSR) serta relawan perorangan yang disebut tenaga sukarela (TSR).
Joni Ariwibawa menjelaskan bahwa saat ini pengabdian PMI telah memiliki kekuatan hukum dan dilindungi pemerintah dengan disahkan Undang-Undang Kepalangmerahan. Keterlibatan relawan PMI yang penuh resiko tidak menyurutkan pengabdiannya di masyarakat.

     Keberadaan PMI sebagai mitra pemerintah dalam menangani berbagai masalah sosial dan korban bencana alam di berbagai daerah menggugah kesadaran masyarakat untuk saling membantu. Medan pengabdian PMI akan terus bertambah dan berkembang sejalan dengan timbulnya permasalahan-permasalahan baru di tengah-tengah masyarakat.
Wakil Ketua I Bidang Organisasi PMI Provinsi Bali I Gusti Anom Lanang Made Rudiarta mengapresiasi pelaksanaan Muskerkot PMI Denpasar yang dilaksanakan tepat waktu. Dan sudah mampu menunjukkan kinerja yang sangat baik.
“Kami mengapresiasi kinerja dari PMI Denpasar sudah menjalankan program kerja dengan baik. Kami juga mengharapkan ke depannya membuat program yang lebih baik dan bermanfaat bagi warga masyarakat,” katanya.
Sementara itu Ketua PMI Denpasar Dr. I Made Sudhana Satrigraha mengatakan pelaksanaan Muskerkot PMI melibatkan pengurus PMI, Pengurus PMI Kecamatan se-Kota Denpasar, dan relawan PMI serta Pembina PMR sebagai peninjau.
Ia mengatakan pelaksanaan Muskerkot dalam rangka memenuhi amanah anggaran dasar PMI yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kerja tahunan yang telah dilaksanakan.
“Di samping itu menyusun rencana kerja tahunan yang akan datang termasuk rencana anggaran pendapatan dan belanjanya hingga membahas serta menetapkan hal-hal penting lainnya yang bersifat strategis,” katanya.(anjas)

Leave a Reply