Musrenbang Nagari Kumango Anggarkan 30%

Tanahdatar, Sumbar, Jurnalsumatra.com – Nagari Kumango melaksanakan musrenbang Nagari Kumango Kecamatan Sungai Tarab. Pemerintahan Nagari menyiapkan anggaran pembangunan pemberdayaan dsn pembinaan masyarakat lebih dari 30% dalam anggaran tahun 2020.

“Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama, maka pemerintahan nagari siap merangkul seluruh komponen masyarakat,” kata Wali Nagari Kumango Iis Zamora saat Musrenbang, Kamis 23 Januari 2020.

Lis Zamora menjelaskan jenis kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2020 bidang pembinaan masyarakat adalah Galanggang Siliah Baganti (GSB) Rp15 juta, penyelenggaraan olahraga Rp18 juta, Semarak Pesona Marapi (SPM) Rp15 juta, pembinaan lembaga kemasyarakatan Rp50 juta, pembinaan Linmas dan FKPM Rp18,5 juta, serta pembinaan lembaga KAN Rp10 juta.

Kemudian, bidang pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan pengurus BUM Nagari Rp2 juta, pelatihan menjahit mahir Rp100 juta, dan penambahan alat kelompok kompos Rp80 juta.

Seterusnya kegiatan pembangunan infrastruktur berupa rabat beton jalan sawah Rp350 juta, lanjutan rabat beton jalan Tabek Bungo Rp175 juta, pembuatan bak induk Rp75 juta, rehab rumah warga kurang mampu Rp75 juta, dan tanda batas nagari Rp60 juta.

Camat Sungai Tarab Afrizal mengingatkan Pemnag Kumango untuk dapat mengatasi berbagai permasalahan sosial masyarakat yang banyak terjadi akhir-akhir ini seperti tindakan asusila, maksiat, pergaulan bebas, penyalahgunaan Narkoba, dan perbuatan negatif lainnya.

Ia mengharapkan melalui Musrenbang nagari ini dapat mewujudkan perencanaan pembangunan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan yang mendesak untuk kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Musrenbang Pemkab Tanah Datar Ermon Revlin memyampaikan dalam merancang pembangunan harus diutamakan peningkatan kualitas SDM, pengamalan agama, adat, dan budaya, pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

“Kemudian, peningkatan infrastruktur, tata kelola pemerintahan yang baik, lingkungan hidup dan bencana alam, pengembangan pariwisata, pertanian, dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah,” ucap Staf Ahli Bupati ini. (Myt)