Naik Kapal Pendaratan Jadi Pengalaman Seru Pelajar

     Bangkalan, jurnalsumatra.com – Menaiki kapal “landing craft utility” (LCU) atau kapal pendaratan milik TNI AL merupakan pengalaman seru yang tidak terlupakan oleh para pelajar peserta jelajah kapal kepahlawanan.
Septian, salah seorang pelajar SMA Kelautan di Surabaya yang menjadi peserta jelajah kapal kepahlawanan, di perairan Suramadu, Selasa mengaku baru pertama kali naik LCU.
LCU mempunyai peranan yang penting bagi TNI-AL digunakan sebagai kapal amphibious mendaratkan pasukan, logistik dan kendaraan.
LCU milik KRI dr Soeharso 990 mengangkut peserta jelajah kapal kepahlawanan ke Kecamatan Kamal, Bangkalan Madura untuk melaksanakan bakti sosial. KRI dr Soeharso 990 melepas jangkar dan bermalam di perairan Suramadu.
Ia mengaku senang dapat pengalaman baru yang tidak terbayangkan. Selain LCU, ia juga berkesempatan menginap di KRI dr Soeharso 990.

     Meski pengalaman naik kapal TNI AL bukanlah yang pertama bagi Septian, namun kali ini merupakan pengalaman pertamanya mengarungi lautan dengan kapal perang.
Sebelumnya ia pernah naik kapal TNI AL, namun hanya berkeliling tanpa menginap. Kali ini ia bersama sejumlah teman sekolahnya berkesempatan menginap di kapal dan mengelilingi perairan Suramadu.
Pelajar kelas satu SMK yang bercita-cita ingin menjadi pelaut itu mengaku sangat senang bisa bergabung dalam kegiatan jelajah kapal kepahlawanan yang diselenggarakan Kementerian Sosial bekerja sama dengan TNI AL.
Dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan 2017 itu, ia mengaku mendapatkan berbagai pengalaman baru termasuk pengetahuan tentang kepahlawanan dan kemaritiman.
Selain itu, ia juga senang dapat berkumpul dengan pelajar dari sekolah lain yang juga turut serta dalam jelajah kapal kepahlawanan. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 siswa SMA sederajat, santri dan relawan.(anjas)

Leave a Reply