NIAKUBI Tolak kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Palembang, jurnalsumatra.com – Ratusan orang yang tergabung dalam Niaga Keuangan Bank dan Industri (NIAKUBI) mengelar aksi demo di depan gedung DPRD Sumsel, Senin (27/1/2020)  mereka meminta beberapa tuntun kepada pemerintah provinsi maupun pusat salah satunya menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mulai diterapkan oleh BPJS Kesehatan.

“Kami menolak kenaikan BPJS kesehatan,” kata koordinator Aksi Herman, saat melakukan orasi.

Menurut Herman, kenaikan iuran BPJS kesehatan akan memberatkan masyarakat, karena sebagian besar masyarakat pengguna BPJS kesehatan menengah kebawah.”kalau naik pasti akan memberatkan masyarakat secara umum, kami minta dikaji ulang oleh DPR dan pemerintah,”kata Herman.

Kemudian pihaknya juga menolak revisi UU Omnibus law ketenagakerjaan yang sedang digodok oleh pemerintah, jangan sampai revisi tersebut nantinya akan memberatkan para butuh.”kami minta para buruh dilibatkan secara langsung, sehingga uu tersebut tidak memberatkan para buruh,” katanya.

Meski tidak ada anggota DPRD Sumsel yang menyambut secara langsung karena sedang melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi namun pihaknya akan tetap melakukan aksi yang lebih besar lagi jika tuntutan tersebut tidak direspon oleh pemerintah.

Semen itu, Rayen Kabag Tata Usaha mengatakan, apa yang menjadi tuntutan para demontrasi akan disampaikan kepada anggota DPRD maupun pimpinan DPRD.”nanti akan kami sampaikan secara langsung kepada pimpinan, terimakasih,” katanya.(udy)