NIK Menjadi Syarat Penerima JKN-KIS

    Manado, jurnalsumatra.com – Deputi Direksi Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) BPJS Kesehatan Lisa Nurena menegaskan Nomor Identitas Kependudukan (NIK) menjadi syarat penerima Jaminan Kesejatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
“Pemerintah daerah di wilayah Suluttenggomalut telah mengintegrasikan program jaminan kesehatan daerah ke dalam JKN-KIS, akan tetapi belum semua masyarakat yang diikutsertakan,” kata Nurena di Manado, Senin.
BPJS kesehatan lanjut dia memiliki keinginan kuat menambah jumlah kepesertaan program JKN-KIS.
Hanya saja, untuk bisa mengikuti program ini harus didukung dengan pendataan karena masih ada warga yang belum memiliki NIK.

    “Kita terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terkait dengan pendataan itu. Rata rata persoalan yang muncul pada proses pendataan terkait dengan identitas ganda, banyak yang belum memiliki NIK serta terdaftar di segmen lain. Kita bekerja sama melakukan verifikasi dan validasi,” ujarnya.
Dia menambahkan, beberapa pemerintah daerah telah 100 persen mengikutsertakan masyarakat masuk dalam program JKN-KIS.
“Sebut saja Pemerintah Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, sementara Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Kepulauan Talaud telah menyatakan komitmen untuk melindungi masyarakat dengan program ini,” ujarnya.
Dia pun berharap, tiga daerah yang telah “Universal Health Coverage” dan akan diikuti dua daerah lainnya, dapat menjadi motivator bagi daerah lainnya mengikutsertakan masyarakatnya dalam program wajib ini.(anjas)

Leave a Reply