Oknum Guru Setubuhi Murid Sampai Hamil

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Dinas Pendidikan Lahat, kembali tercoreng akibat ulah bejat salah satu oknum guru yang mengajar di salah stau SMA Negeri Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, berinisial KH (56) yang merupakan warga Prumnas Slawi, Kabupaten Lahat itu.

Oknum pegawai negeri sipil (PNS) tersebut, kini harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Lahat. Lantaran, telah menyetubuhi salah satu muridnya sendiri berinisial RM (15), kini korban yang masih duduk dibangku kelas 1 SMA ini tengah mengandung janin akibat perbuatan sang oknum guru bejat itu.

KH ditangkap petugas, Rabu (14/2/2018) kemarin. Saat itu, tersangka yang berstatus PNS ini dalam perjalanan pulang dari mengajar di Desa Muara Siban, Kecamatan Pulau Pinang. Polisi bergerak setelah menerima laporan dari ibu korban, yang tidak terima anaknya telah di hamili oleh gurunya sendiri. Yang seyokyanya memberikan pendidikan pada anaknya itu.

“Usai menerima laporan dari orang tua kandung korban, kita pun bergegas melakukan pengejaran serta penangkapan terhadap oknum guru tersebut dalam perjalanan pulang mengajar di Desa Muara Siban, ” ungkap Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Ginanjar, SIK, Kamis (15/2), kemarin.

Beruntung saat dilakukan penangkapan, sambung Ginanjar, pelaku tidak melakukan perlawanan. Lalu, KH pun langsung digelandang keMapolres Lahat guna untuk diperiksa lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya TSK telah melanggar pasal 81 ayat (2) (3) UU RI. No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, ” tutur Ginanjar.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, tersangka mengakui telah menyetubuhi korban sebanyak tiga kali.

“Terakhir tersangka menyetubuhi korban pada, Rabu (14/2) sekitar pukul 10.30 WIB di salah satu Losmen yang ada di Kabupaten Lahat, sekarang korban dalam keadaan hamil, “tambahnya.

Lalu, sambung Ginanjar, selain telah mengamankan tersangka, Polisi juga mendapatkan barang bukti satu lembar seragam sekolah milik korban berwarna putih, dan satu lembar celana panjang.

“Barang bukti sudah kita amankan, kini, oknum guru yang berstatus PNS itu masih menjalankan pemeriksaan, “urainya.

Berdasarkan informasi yang didapat dilapangan jurnalsumatra.com menyebutkan, terungkapnya kasus tersebut, setelah ibu korban curiga karena anaknya sudah lama tidak menstruasi. Karena curiga sang ibu pun langsung memeriksakan anaknya ke Dokter, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter itulah, diketahui bahwa anaknya ternyata dalam kondisi hamil.  Mendengar keterangan Dokter ibu korban pun langsung melaporkan sioknum guru bejat tersebut kePolres Lahat. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × two =