Operasi 22 Hari, Mapolres OKI dapat 50 Senpira

KAYUAGUNG, JURNALSUMATRA.COM – Sebanyak 50 Pucuk Senjata Api Rakitan (Senpira) terdiri dari 11 pucuk laras panjang dan 39 pucuk laras pendek, didapat oleh Jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) dalam operasi Senpi Musi digelar selama 22 hari terhitung 9 – 30 November 2019.


Pada Operasi ini, Selain Senpira terdapat juga 14 butir amunisi yang terdiri dari 4 butir Caliber 9 mm, 5 butir Caliber 5.56 mm dan 5 butir Caliber 5.5 mm yang disita oleh Polsek jajaran Polres OKI hasil serahan masyarakat dalam wilayah hukumnya masing masing.


Hal tersebut diungkapkan Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Waka Polres Kompol Janton Silaban dan Kasat Reskrim AKP Agus Prihardinika saat Press Release yang digelar di Mapolres OKI, Kamis (5/12/2019) Siang.

“Dalam Operasi Senpi Musi 2019 ini kita juga berhasil amankan 8 orang tersangka. baik itu target operasi maupun non target operasi, Hasil jajaran Polres OKI lakukan patroli dan pengintaian terhadap pelaku – pelaku yang gunakan Senpira,”Kata Kapolres.


Dari 8 orang tersangka ini ada 7 senpira kita amankan, plus 1 barang – barang mesin yang digunakan untuk membuat senpira. Masih kata Kapolres, Untuk Tersangkanya sedang jalani proses pemberkasan dan jika disetujui oleh Kejaksaan maka dilimpahkan serta segera menjalani persidangan di Pengadilan.


“7 senpira disita dari tersangka Chandra alias Ono (23), Ngadiono alias Lili (44), Jatmiko alias Bacong (43), Aleksander (40), Deni (24), Ermadi (34), Murkon alias Kon (40) dan barang mesin pembuat senpira disita dari tersangka Abriyadi (41),”ungkap Kapolres.


8 orang tersangka berikut 7 senpira dan 1 peralatan pembuat senpira didapat dari 8 TKP dalam wilayah OKI. Kata Kapolres lagi, Dan semua senpira berikut amunisi yang diamankan ini berasal dari 18 Kecamatan yang berbeda jumlahnya, dan yang terakhir ada 10 hasil serahan masyarakat Pedamaran Timur.


“Semua senpira hasil serahan ini, menurut keterangan yang kita peroleh tidak pernah digunakan oleh orang – orang menyerahkan tetapi hanya disimpan untuk menjaga diri dan keluarganya apabila ada tindak kejahatan,”Pungkas Kapolres. (lilis)