Pajak Menurun Kepala Bapenda Akan Usulkan Revisi

Lahat, jurnalsumatra.com – Akibat tersebarnya virus corona atau covid 19 keseluruh Negara tak terkecuali Indonesia membawa dampak cukup besar. Bukan hanya ditengah tengah masyarakat saja, ternyata di Pemerintahan juga ikut berimbas.

Setidaknya sejak tersebarnya virus mematikan ini, semua kepala daerah yang ada di Provinsi Sumsel memintak warganya agar berdiam diri dalam rumah. Mengakibatkan, pendapatan warga yang dari berdagangpun mengalami penurunan.

Menurunnya pendapatan, bukan hanya dirasakan masyarakat juga berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lahat. Apabila kondisi masih terus berlangsung kebeberap bulan kedepan, juga bisa berdampak kesektor Pembangunan Daerah.

“Bukan hanya masyarakat yang berdagang hasilnya menurun. PAD Lahat terutama pajak dari berbagai sektor draktis ikut turun akibat dampak dari virus corona atau covid 19 saat ini,” ungkap Kepala Bapenda Kabupaten Lahat Subranudin SE MAP, pada Kamis lalu.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lahat mengaku, pihaknya memaklumi ada penurunan terutama dibidang Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya, disektor hiburan, rumah makan atau restoran, penginapan atau hotel.

“Mereka saja pendapatannya berkurang, penyebabnya dampak dari penyebaran virus corona atau covid 19. Terutama hotel konsumen mereka menurun. Nah, dari turunnya pajak bagi mereka, maka kita juga akan melakukan pengkajian bagi para pelaku usaha yang ada,” tambah Subranudin.

Menurutnya, entah sampai kapan virus corona atau covid 19 ini akan berakhir. Pihaknya, hanya bisa pasrah dan terus memanjatkan berdoa kepada Tuhan YME agar wabah penyakit yang cukup ganas tersebut, dapat segera sirna dari muka bumi ini.

“Terus terang apabila pencegahan atau penanggulangan covid 19 yang ada, masih terus menerus menyebar, bukan hanya pajak yang akan berdampak pada sektor Pembangunan Daerah Kabupaten Lahat,” terangnya lagi.

Namun, beruntung diakui Subranudin, untuk Triwulan pertama selama tiga bulan targe Bapenda tercapai. Tapi, saat memasuki Triwulan kedua sepertinya mulai terlihat menurun pendapatan dari wajib pajak.

“Oleh sebab itu, untuk target tahunan rencana akan kita lakukan revisi. Tidak tercapainya target yang ada dari para wajib pajak, karena belum berakhirnya pencegahan ataupun penanggulangan covid 19 dan kita tidak tahu kapan wabah tersebut akan berakhir,” kata Subranudin. (Din)