Palu Bangun 39.200 Meter Drainase

     Palu, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah membangun sekitar 39.200 meter drainase pada 2017 dengan salah satu tujuannya menunjang aspek lingkungan, demi kualitas lingkungan lebih baik di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu.
“Pada 2017 sekitar 39.200 meter drainase kami bangun dan 2018 sekitar 10.000 meter drainase di Kota Palu akan dibangun,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Singgih B Prasetyo, di Palu, Selasa.
Pemkot Palu, kata Singgih B Prasetyo, merencanakan pembangunan drainase pada 2018 kurang lebih sekitar 10.000 meter.
Hal itu agar masalah meluapnya air ke badan jalan yang berdampak terhadap tergenangnya air di badan jalan, teratasi dengan dibangunnya ribuan meter drainase.
Sebelumnya Pemerintah Kota Palu telah mengevaluasi pembangunan drainase dan masalahnya dengan melibatkan unsur kelurahan dan tim pendamping pemerintah kota setempat.
Salah satu penyumbang masalah pada drainase di Kota Palu adalah minimnya partisipasi publik dalam menjaga drainase sehingga sejumlah drainase dijadikan tempat pembuangan sampah.

     “Bahkan ada yang membuang kursi dan kasur di saluran,” kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu Syarifuddin di Palu, Senin.
Tantangan lainnya adalah masih ada masyarakat yang menutup drainase untuk penyeberangan ke rumah atau tempat usahanya namun tidak sesuai kontruksi yang diharapkan.
Kondisi tersebut, katanya, menyebabkan drainase tidak berfungsi maksimal. Demikian halnya dengan gorong-gorong yang menghubungkan ruas jalan dengan jalan lainnya banyak disesaki sampah sehingga berpotensi macet.
Selain itu, kata dia, sedimentasi drainase juga sangat tinggi sehingga butuh pemeliharaan rutin. Sementara di sisi lain anggaran untuk pemeliharaan dan pembangunan drainase masih kecil dibanding beban yang harus diselesaikan.
Pada 2016, kata Syarifuddin, pemerintah kota hanya membangun 10,749 kilometer.
Saat ini sejumlah ruas jalan sudah dibangun secara bersamaan dengan drainase sehingga ke depan akan diupayakan pembangunan jalan sekaligus satu paket dengan drainase sehingga pembangunan infrastruktur Kota Palu tidak lagi secara parsial.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 5 =