Pangan Lokal Buah Inovasi Desa Terusan Dalam

Banyuasin, Jurnalsumatra.com – Camat Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin Drs Surono,  MSi berkeinginan keras untuk mengangkat pangan lokal berbahan baku buah nipah dan buah pedado merupakan inovasi  Desa Terusan Dalam. 

“Saya berkeinginan mengangkat pangan lokal dari buah nipah dan buah pedado merupakan inovasi  Desa Terusan Dalam,” kata Surono kepada Jurnalsumatra. com, Senin (17/2/2020),

Untuk mewujudkan keinginan ini,  orang nomor satu di Kecamatan SMT mohon dukungan warga yang berada di daerah ini agar keinginan ngangkat pangan lokal dari buah nipah dan pedado terwujud. 

Dia yakin dan percaya jika hal ini terwujud warga di Desa Terusan Dalam  ini akan ada penghasilan, buak nipah dan buah pedado tidak terbuang percuma dan ada nilai okonomisnya. 

Warga Desa Terusan Dalam sudah mulai mengolah pohon nipah ini dalam bentuk cuka nipah yang laris dipasaran, selai buah nipah, syrup nipah.

“Nah sekarang pak Kades Desa Terusan Dalam Mulyadi baru berusaha untuk membuat tepung nipah yang turunannya bisa dibuat dodol nipah, bolu nipah, nanti gulanya juga pakai gula nipah,” terangnya. 

Tidak itu saja,  lanjutnya kita 

kembangkan termasuk lidi nipah yg dibuat untuk wadah buah dan sudah dipasarkan.

Kedepan diversifikasi pangan lokal ini, paparnya  akan kita kembangkan dengan mengolah buah pedado menjadi syrup dan lempok. 

“Rencananya nanti kita akan pameran pangan lokal khusus berbahan buah Mangrove, “ujarnya.  (BIO/BIS)