Panitia Berikan Peserta SMN Wawasan Budaya Lampung

    Bandarlampung, jurnalsumatra.com – VP Operations I PT Semen Baturaja (Persero) tbk Taufik Ibrahim mengatakan program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2018, ini merupakan suatu kegiatan yang positif dan dapat memperluas serta menambah wawasan kebangsaan, wawasan sosial dan budaya Lampung.
“Pertukaran ini bisa saling mengenal budaya dan berbagai hal yang ada di Provinsi Lampung,” kata dia di Bandarlampung, Rabu.
Menurutnya, ini merupakan suatu program yang sudah dilakukan oleh Kementerian BUMN sejak tiga tahun lalu, dengan adanya Siswa Mengenal Nusantara (SMN) ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan żBUMN Hadir untuk Negeriż.
Dengan adanya pertukaran pelajar, ia menjelaskan bahwa dapat mengangkat budaya di Provinsi Lampung, yang bermacam-macam suku Lampung yang ada. Karena dengan mengenal sejarah Laampung, maka para siswa sudah mengerti bahwa Lampung memiliki berbagai macam suku dan budayanya.
“Jadi bisa mengenal budaya Lampung, seperti sejarah Provinsi Laampung, lagu-lagu khas Lampung, tarian khas Lampung dan terutama Bahasa Lampung,” katanya.
Selain itu, Lampung memiliki banyak keunggulan khususnya di bidang pariwisata, karena terdapat tempat wisata seperti Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Pahawang, Kiluan, curup putri Malu dan masih banyak lagi, karena ini segelintir tempat wisata yaang sudah dikenal ke dunia.

“Semoga para peserta bisa betah di sini, dan bisaa bercerita ke masyarakat Gorontalo bahwa di Lampung masyarakatnya ramah-ramah,” jelasnya.
Sebelumnya,  PT Kimia Farma tbk memberikan obat ż obatan kepada peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Provinsi Gorontalo. Pemberian ini agar para peserta bisa menambah stamina, dan menjaga daya tahan tubuh pada saat kegiatan di Provinsi Laampung.
“Kita berikan obat-obatan dan vitamin yang dibuat oleh Kimia Farma, ini agar menjaga daya tahan tubuh peserta agar tidak sakit saat pelaksanaan berlangsung,” ujar Unit Bisnis PT Kimia Farma Lampung M. Nur Huda.
Menurut dia, dengan kegiatan yang begitu banyak dan padat setiap harinya, membuat para peserta kurang istirahat serta rentan terjangkit dengan virus yang dapat menyebabkan sakit seperti demam, flu, batuk dan lainnya.
Selain itu, para peserta diberikan obat-obatan seperti vitamin, obat flu, demam, batuk dan beberapa produk dari Kimia Farma.
Ia menjelaskan, para peserta jangan sampai sakit pada saat pelaksanaan SMN tersebut, karena tidak akan bisa berkeliling untuk melihat-lihat perusahaan atau wisata yabg ada di Provinsi Lampung.
“Penjagaan stamina harus bisa menjadi perhatian khusus para panitia, karena bila sakit para peserta tidak bisa berkeliling Lampung,” jelasnya.
Huda mengharapkan para peserta bisa menjaga stamina dengan istirahat yang cukup serta jangan lupa minum vitamin yang telah diberikan, agar pada saat bangun pagi hari badan bisa lebih segar.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × one =